//

ANALISIS PANTUN DALAM MANENDAI ADAT PERNIKAHAN DI KECAMATAN TAPAKTUAN KABUPATEN ACEH SELATAN

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Fitri Febriani - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Febriani, Fitri. 2020. Analisis Pantun dalam Manendai Adat Pernikahan di Kecamatan Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan. Skripsi, Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Univeritas Syiah Kuala. Pembimbing: (1) Dr. Razali, M.Pd. (2) Dra. Rostina Taib, M.Hum. Kata kunci: Pantun, struktur kebahasaan pantun, makna pantun, manendai. Penelitian ini berjudul Analisis Pantun dalam Manendai Adat Pernikahan di Kecamatan Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan. Rumusan masalah penelitian ini, yaitu (1) struktur kebahasaan (rima dan ritma) yang terdapat dalam pantun manendai adat pernikahan di Kecamatan Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan, dan (2) makna yang terdapat dalam pantun manendai adat pernikahan di Kecamatan Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur kebahasaan (rima dan ritma) dan mendeskripsikan makna dalam pantun pada prosesi manendai adat pernikahan di Kecamatan Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah prosesi manendai yang dilakukan di tiga Gampong di Kecamatan Tapaktuan, yaitu Gampong Jambo Apha, Gampong Hulu dan Gampong Hilir. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik rekam. Analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini berbentuk deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam pantun manendai terdapat (1) Struktur kebahasaan, yaitu (a) rima berdasarkan bunyi meliputi rima sempurna, rima tak sempurna, rima mutlak, rima terbuka, rima tertutup dan rima aliterasi, (b) rima berdasarkan letak meliputi rima akhir, rima datar, rima sejajar, rima berpeluk, rima bersilang, rima rangkai dan rima patah, (c) ritma yang dihasilkan adalah alunan suara tinggi, rendah, panjang, keras, lembut dan cepat; serta (2) Makna yang terdapat adalah makna denotatif dan makna konotatif.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

BERBALAS PANTUN DALAM ADAT PERKAWINAN DI DESA MUKA SUNGAI KURUK KECAMATAN SERUWAY KABUPATEN ACEH TAMIANG (Isra Fahriati, 2014)

TRADISI BERBALAS PANTUN DALAM ADAT PERKAWINAN MASYARAKAT ACEH TAMIANG (“DILEMA KEUTUHAN DAN KEBERLANJUTANNYA”) (Siti Sarah, 2019)

PENDAPATAN PENGUSAHA MANISAN BUAH PALA DI KECAMATAN TAPAKTUAN KABUPATEN ACEH SELATAN. (Asrul Hadi, 2016)

FUNGSI MAA DALAM MELESTARIKAN BUDAYA PANTUN DI KABUPATEN ACEH TAMIANG (STUDI DI INSTITUSI MAJELIS ADAT ACEH TAMIANG) (MAHDI IBRAHIM, 2016)

ANALISIS PENGGUNAAN PANTUN DALAM BUDAYA MASYARAKAT GAYO LUES (Susi Susanti, 2019)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy