//

PROSPEK USAHA BUDIDAYA IKAN DENGAN MEDIA KERAMBA TERHADAP TINGKAT PENDAPATAN NELAYAN DI DANAU LAUT TAWAR

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang MASRI RAMADHAN - Personal Name

Abstrak/Catatan

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis studi kelayakan usaha budidaya ikan dengan media keramba dengan berbagai jenis ikannya di Danau Laut Tawar. Populasi dalam penelitian merupakan seluruh nelayan budidaya ikan dengan media keramba di Danau Laut Tawar dengan cakupan dua kecamatan yaitu Kecamatan Bintang dan Kecamatan Danau Laut Tawar, sedangkan penentuan sampel dilakukan dengan Purposive random sampling yang dipilih atas dasar pertimbangan dan tujuan penelitian yaitu 1O responden yang membudidayakan ikan Mas, 10 responden yang membudidayakan ikan Mujahir dan 10 responden yang membudidayakan ikan Nila. Dalam mengukur studi kelayakan usaha budidaya ikan dengan media keramba digunakan criteria investasi yang dianggap mampu menjawab permasalahan dalam penelitian ini yakni Net present value, net benefit cost ratio, gross benefit cost ratio, profitability ratio, pay back period dan break event point untuk menguji kelayakan usaha budidaya ikan dengan media keramba. Sedangkan untuk mengetahui tingkat pendapatan nelayan budidaya ikannya diperoleh dengan cara membandingkan antara pendapatan komoditas dengan pendapatan total usahatani dalam satu kali masa panen dikalikan 100 persen. Dari hasil penelitian usaha budidaya ikan dengan media keramba di Danau Laut Tawar diperoleh NPV ikan Mas Rp 85.802.417, ikan Mujahir Rp 42.122.440 dan ikan Nila Rp 56.769.992 yang kesemuanya ini > 0. Selain itu Net B/C ratio pada ikan mas 67,61, ikan mujahir 15,21 dan ikan nila 48,39 yang kesemuanya itu > 1. Gross B/C ratio ikan mas 1,40, ikan mujahir 1,62 dan ikan nila 1,68 yang kesemuanya itu >1. Profitabilitas Ratio ikan mas 7,48, ikan mujahir 6,00 dan ikan nila 7,65 yang kesemuanya > 0. Selain itu biaya investasi (BEP) pada ketiga usaha budidaya ikan ini mampu ditutupi pada panen pertama, sedangkan untuk biaya operasional (PBP) pada ketiga usaha ikan ini rata-rata dapat menutupi biaya operasioanal pada panen kelima yaitu pada ikan mas pada tahun 3,84, ikan mujahir pada tahun 2,42 dan ikan nila pada tahun 2,18. Sehingga hasil analisis kelayakan finansial menyatakan bahwa usaha budidaya ikan dengan media keramba di Danau Laut Tawar layak untuk diusahakan karena cukup menguntungkan. Sedangkan untuk tingkat pendapatan nelayan budidaya ikan dengan media keramba yang terbesar adalah pada jenis ikan mas yaitu sebesar Rp 78.169.892 atau 45,83 persen, diikuti dengan pendapatan ikan nila sebesar Rp 53.077.622 atau 31,12 persen dan yang terakhir pendapatan ikan mujahir sebesar Rp 39.292.1 14 atau 23,04 persen dari total pendapatan usaha budidaya ikan dengan media keramba.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

KERAGAMAN PARASIT PADA IKAN MUJAIR (OREOCHROMIS MOSSAMBICUS) YANG DIBUDIDAYA DI DANAU LAUT TAWAR ACEH TENGAH (Albar Irha, 2015)

PROSPEK PENGEMBANGAN BUDIDAYA IKAN MUJAIR DENGAN KERAMBA TANCAP DI KECAMATAN LUT TAWAR KABUPATEN ACEH TENGAH (Winiardi, 2020)

ANALISIS PENDAPATAN USAHA BUDIDAYA IKAN DENGAN SISTEM KERAMBA JARING APUNG (KJA) DI DESA ULEE PAYA KECAMA AN PULO ACEH KABUPATEN ACEH BESAR (Irsha Zhaytami, 2020)

GAMBARAN KADAR LEMAK IKAN DEPIK (RASBORA TAWARENSIS) DI KABUPATEN ACEH TENGAH (SYAHRIN NOVIA,SKH, 2014)

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN USAHA IKAN KERAPU (EPINEPHELUS FUSCOGUTTATUS) KERAMBA JARING APUNG DI DESA DEAH BARO KECAMATAN MEURAXA BANDA ACEH (STUD KASUS) (NASRUL, 2015)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy