PERSEPSI REMAJA TENTANG TAYANGAN FILM KEKERASAN DALAM AUDIOVISUAL DIKAITKAN DENGAN STRATEGI BJMBINGAN ORANG TUA TERHADAP ANAK (PENELITIAN DILAKUKAN PADA SMP NEGERI I MUARA BATU ACEH UTARA) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   

PERSEPSI REMAJA TENTANG TAYANGAN FILM KEKERASAN DALAM AUDIOVISUAL DIKAITKAN DENGAN STRATEGI BJMBINGAN ORANG TUA TERHADAP ANAK (PENELITIAN DILAKUKAN PADA SMP NEGERI I MUARA BATU ACEH UTARA)


Pengarang

Nurjamiati - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0061432927

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Adegan kekerasan yang sering ditampilkan dalam audio visual melalui film-film dapat mempengaruhi sikap dan perilaku remaja ke arah yang agresif. Hal ini lerjadi karena remaja selalu ingin mengidentifikasikan diri dengan tokoh yang dikaguminya dalam adegan film tersebut. Tujuan penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui bagaimana persepsi remaja terhadap tayangan film kekerasan dalam media audio visual, dan 2) untuk mengetahui bagaimana strategi bimbingan yang diberikan orang tua bagi remaja awal untuk menghindari film kekerasan pada audio visual yang dapat menimbulkan perilaku destruktif. Populasi da.lam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas I dan 11 SMP Negeri I Muara Batu yang berjumlah 523 orang.Mengingat jumlah populasi yang besar, maka penulis hanya mengambil 20% sebagai sampel penelitian, yang diambil secara random sampling sederhana yang berjumlah 105 orang. Sampel penelitian adalah siswa dan orang tua. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket. Diolah dengan menggunakan rumus statistik sederhana.Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi siswa SMP Negeri I Muara Batu tentang tayangan film kekerasan dalam audio visual termasuk dalam kategori baik dengan nilai rata-rata persepsi yang diperoleh yaitu 3,02. Hal ini menunjukkan bahwa siswa SMP Negeri I Muara Batu hanya menjadikan tayangan film kekerasan dalam audio visual sebagai hiburan belaka, dimana mereka dapat membedakan mana yang boleh untuk diikuti dan mana yang tidak bolch diikuti. Ini berkaitan dengan strategi bimbingan yang dilakukan orang tua kepada anak dalam menonton acara-acara yang disajikan dalam audio visual. Strategi bimbingan yang dilakukan orang tua terhadap anak SMP Negeri 1 Muara Batu antara lair yaitu orang u; ikut menonton bersama anak sambi! memberikan bimbingan tentang hal-hal yang boleh diikuti dan dak boleh iikut mengenai adegan yang sering ditampilkan dalam film serta menanamkan nilai• nilai ajaran agama kepada anak.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK