//

KAJIAN RANTAI PEMASARAN UDANG WINDU DI KECAMATAN BATEE KABUPATEN PIDIE

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Rizki Ardiansyah - Personal Name

Abstrak/Catatan

Rizki Ardinsyah dengan judul Kajian Ranti Pemasaran Udang Windu di Kecamatan Batee Kabupaten Pidie", dcngan Bapak Dr. Ir. Sofyan, M.Agric.Sc selaku pembimbing utama dan Bapak Dr. Ir. Fajri Jakfar, M.Sc selaku pembimbing kedua.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui rantai pemasaran.Besarnya margin dan profit margin yang diterima pada setiap pelaku pemasaran udang windu di Kecamatan Batec Kabupaten Pidie.Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey.Populasi penelitian ini adalah petani tambak dan pelaku pemasaran udang windu yang berada di Kecamatan Batee Kabupaten Pidie. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara Cluster Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 4 tipe rantai pcmasaran udang windu di Kecamatan Batee. Dua tipe pertama berhubungan dengan konsumen luar ncgeri, dan dua tipe lainnya berhubungan dengan konsumen lokal. Lembaga pemasaran udang windu adalah petani tambak (PT), pedagang pengumpul desa (PPD), pedagang pengumpul kabupaten (PPK), pedagang eksportir (PE), muge tetap (MT), muge keliling (MK), konsumen lokal (KL), dan konsumen luar negeri (KLN). Keempat tipe pemasaran udang windu itu adalah : I. PT PPD PPK PE KLN II. PT PPK PH KLN Ill. PT MT KL IV. PT MK KL Margin pemasaran udang windu pada pedagang pengumpul desa untuk rantai pemasaran Tipe I scbesar Rp. 6.000.- per kilogram dengan profit margin sebesar Rp. 2.936.- per kilogram. Pedagang pengumpul kabupaten untuk rantai pemasaran Tipe I dan Tip II sebesar Rp. 9.000.- per kilogram dengan profit margin sebesar Rp. 5.112.- per kilogram. Pedagang pengecer tetap atau muge tetap untuk rantai pemasaran lipe Ill sebesar Rp. 10.000,- per kilogram dengan profit margin sebesar Rp. 4.583.- per kilogram dan pedagang pengecer keliling atau muge keliling untuk rantai pemasaran Tipe IV scbesar Rp. 12.000.- per kilogram dengan profit margin sebesar Rp. 2.000,- per kilogram.Pendapatan yang diterima petani tambak udang windu dengan sistem budidaya semi intensif scbcsar Rp. 19,873.970,- /musim tebar lebih besar dari pendapatan petani tambak udang windu dengan sistem budidaya tradisional yaitu sebesar Rp. 7.984.814,- /musim tebar.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PERANAN MANAJEMEN DALAM PEMBENIHAN UDANG WINDU PADA BALAI BUDIDAYA AIR PAYAU (BBAP) UJUNG BATEE KABUPATEN ACEH BESAR (Wahyuni, 2021)

ANALISIS KOMPARATIF PENDAPATAN USAHATANI UDANG PUTIH (LITOPENAEUS VANNAMEI) UDANG WINDU (PENAEUS MONODON) DI KECAMATAN DEWANTARA KABUPATEN ACEH UTARA (Al-Furqan, 2017)

ANALISIS PRODUKSI DAN PENDAPATAN TAMBAK UDANG WINDU DI KECAMATAN JAYA KABUPATEN ACEH JAYA (SALSABILA, 2018)

KAJIAN PROSPEK KOMODITAS INDUK UDANG WINDU PADA KAWASAN PESISIR PERAIRAN PANTAI DI DAERAH KABUPATEN ACEH BESAR (MUHAMMAD YUZAN WARDHANA, 2021)

MANAJEMEN PEMELIHARAAN INDUK UDANG WINDU DI BALAI PERIKANAN BUDIDAYA AIR PAYAU (BPBAP) UJUNG BATEE KABUPATEN ACEH BESAR. (M. SYAHPUTRA ND, 2017)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy