UPAYA BAITUL MAL ACEH DALAM PENGENTASAN KEMISKINAN MELALUI PROGRAM BEASISWA SATU KELUARGA SATU SARJANA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   

UPAYA BAITUL MAL ACEH DALAM PENGENTASAN KEMISKINAN MELALUI PROGRAM BEASISWA SATU KELUARGA SATU SARJANA


Pengarang

ROSDIANA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1610104010011

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Pemerintahan (S1) / PDDIKTI : 65201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Upaya pengentasan kemiskinan di Aceh dilakukan dengan pemanfaatan dana zakat
yang di selenggarakan oleh Baitul Mal Aceh melalui Program Beasiswa Satu
Keluarga Satu Sarjana. Kewenangan dan fungsi Baitul Mal Aceh sebagai
pengelolaan dana zakat tercantum dalam Qanun Nomor 10 Tahun 2007 Pasal 8 ayat
(1). Program Satu Keluarga Satu Sarjana adalah program pengentasan kemiskinan
yang diselenggarakan oleh Baitul Mal Aceh dengan tujuan meningkatkan taraf
hidup melalui pendidikan. Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana sudah dijalankan
selama 4 tahun namun setiap tahunnya mengalami penurunan jumlah penerima
beasiswa dan terjadi keterlambatan dalam pencairan dana zakat. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan upaya pengentasan kemiskinan
melalui program beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana, hambatan dan solusi yang
dilakukan oleh Baitul Mal Aceh dalam penyaluran beasiswa Satu Keluarga Satu
Sarjana. Metode dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan
deskriptif. Penelitian ini menggunakan teori Pengentasan Kemiskinan Melalui
Pendidikan, Kewenangan, dan Zakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya
pengentasan kemiskinan yang dilakukan oleh Baitul Mal Aceh melalui Program
Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana masih belum maksimal karena menurunnya
jumlah penerima beasiswa setiap tahun, yaitu: 2016 83 orang, 2017 25, 2018 20 dan
2019 40 orang mahasiswa. Hambatan dalam penyaluran dana zakat secara
keseluruhan program yang ada di Baitul Mal Aceh memiliki beberapa hambatan
pertama, regulasi di mana dana zakat yang terkumpul menjadi Pendapatan Asli
Daerah (PAD) sehingga dalam penyaluran dana zakat harus menggunakan
mekanisme keuangan daerah akibatnya terjadi keterlambatan penyaluran zakat.
Kedua, kekurangan Sumber Daya Manusia di bidang Pendistribusian dan
Pendayagunaan. Diharapkan Baitul Mal Aceh dapat meminimalisair keterlambatan
dalam penyaluran dana zakat serta mengoptimalkan pengelolaan zakat dengan
meningkatkan sumber daya manusia.
Kata Kunci: Pengentasan Kemiskinan, Pendidikan, Baitul Mal Aceh



ABSTRACT

Efforts to alleviate poverty in Aceh are carried out by using zakat funds organized
by the Aceh Baitul Mal through the One Family One Undergraduate Scholarship
Program. The authority and function of Baitul Mal Aceh as the management of
zakat funds is stated in Qanun Number 10 of 2007 Article 8 paragraph (1). The One
Family One Undergraduate Program is a poverty alleviation program organized by
Baitul Mal Aceh with the aim of improving living standards through education. One
Family One Undergraduate Scholarship has been running for 4 years but each year
the number of scholarship recipients has decreased and there has been a delay in
the disbursement of zakat funds. This study aims to identify and explain how
poverty alleviation efforts through the One Family One Undergraduate scholarship
program, the obstacles and solutions made by Baitul Mal Aceh in distributing the
One Family One Bachelor scholarship. The method in this research is qualitative
with a descriptive approach. This study uses the theory of poverty alleviation
through education, authority, and mustahik zakat. The results showed that the
poverty alleviation efforts carried out by Baitul Mal Aceh through the One Family
One Undergraduate Scholarship Program were still not optimal due to the decline
in the number of scholarsphip recipients each year, namely: 2016 83 people, 2017
25, 2018 20 and 2019 40 students. Obstacles in the distribution of zakat funds as a
whole the program in Baitul Mal Aceh has several obstacles, the first is the
regulation where zakat funds collected become Regional Original Income (PAD)
so that zakat funds distribution must use regional financial mechanisms as a result
of which there is a delay in zakat distribution. Second, there is a lack of Human
Resources in the distribution and utilization sector. It is hoped that Baitul Mal Aceh
can minimize delays in the distribution of zakat funds and optimize zakat
management by increasing human resources.
Keywords: Poverty Alleviation, Education, Baitul Mal Aceh

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK