//

STRATEGI SURVIVAL JANDA DALAM USAHA PENGOLAHAN IKAN DI DESA MEUNASAH KEUDEE KECAMATAN MESJID RAYA KABUPATEN ACEH BESAR

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Novi Hariyani - Personal Name

Abstrak/Catatan

Novi Hariyani dengan judul skripsi "Strategi Survival Janda Dalam Usaha Pengolahan Ikan Di Desa Meunasah Keudee Kecamatan Mesjid Raya Kabupaten Aceh Besar", dengan pembimbing utama Dr. Ir. Agussabti, M.Si dan pembimbing kedua Dr. Ir. Evi Lisna, M.Sc Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana karakteristik janda pengolah ikan, apa faktor-faktor penghambat dan penentu keberhasilan dalam usaha pengolahan ikan, dan bagaimana strategi survival janda dalam usaha pengolahan ikan di Desa Meunasah Keudee Kecamatan Mesjid Raya? Penelitian ini dilakukan di Desa Meunasah Keudee dengan pertimbangan bahwa daerah tersebut merupakan sentral pengolahan ikan terbesar di Kabupaten Aceh Besar. Objek dalam penelitian ini adalah janda pengolah ikan yang merupakan warga Desa Meunasah Keudee Kecamatan Mesjid Raya. Ruang lingkup penelitian ini terbatas pada karakteristik janda pengolah ikan, faktor penghambat dan penentu keberhasilan dan strategi survival janda dalam usaha pengolahan ikan di Desa Meunasah Keudee. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah sensus yaitu sebanyak 8 orang janda. Dari hasil penelitian diperoleh gambaran bahwa sebagian besar respooden menjadi janda karena suami mereka meninggal pada musibah tsunami, umur masih produktif untuk bekerja dengan tingkat pengalaman rata-rata 15 tahun, kehidupan ekonomi sudah baik, hal ini terbukti dari keuntungan yang diperoleh dari usaha pengolahan ikan Rp 3.097.451/bulan. Faktor penghambat usaha pengolahan ikan ini adalah perubahan cuaca, bahan baku yang tidak selalu tersedia, sistem pembayaran, persaingan harga dan modal kecil. Sedangkan faktor penentu keberhasilan adalah lingkungan, kenyamanan dan dukungan keluarga dan masyarakat sekitar, kedisiplinan, dan kualitas produk yang dihasilkan. Strategi yang digunakan janda pengolah ikan untuk mempertahankan modalnya adalah dengan menjadi pedagang pengecer untuk ikan yang mereka olah sendiri, keuntungan yang mereka peroleh dari kegiatan ini mencapai Rp 903.625/bulan. Strategi survival lainnya adalah menjual ikan yang diolah oleh kelompok laki-laki, dan menabung. Strategi survival yang diterapkan oleh janda di Desa Meunasah Keudee sudah sangat baik yaitu dengan menjadi pedagang pengecer. Namun demikian hendaknya dalam kegiatan agroniaga pengemasan lebih diperhatikan. Perlu adanya BPR (Bank Perkreditan Rakyat) yang bisa diakses oleh masyarakat lokal, khususnya janda pengolah ikan. Fungsi dari kelompok "Ikan Karang'' lebih di maksimalkan sebagai media penghubung antara janda pengolah ikan dengan nelayan-nelayan atau konsumen sehingga bahan baku tersedia sepanjang tahun dan produk dapat terjual dalam waktu yang singkat.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

EVALUASI USAHA PALUNG IKAN TERI BANTUAN UNDP DI DESA MEUNASAH KEUDEE KECAMATAN MESJID RAYA KABUPATEN ACEH BESAR (Eli Rosdiana, 2021)

STRATEGI PEMASARAN PADA USAHA PENGOLAHAN IKAN ASIN DI DESA MEUNASAH KEUDEE KECAMATAN MESJID RAYA (PUTRI RAHMAWATI, 2021)

ANALISIS TINGKAT KEUNTUNGAN PADA USAHA IKAN TERI REBUS KERING DI SENTRA PENGOLAHAN IKAN DESA MEUNASAH KEUDEE KECAMATAN MESJID RAYA KABUPATEN ACEH BESAR (Arief Rahmat Putra, 2020)

KONTRIBUSI PENDAPATAN PEREMPUAN PENGOLAH IKAN TERHADAP PENDAPATAN KELUARGA DI DESA MEUNASAH KEUDEE KECAMATAN MESJID RAYA KABUPATEN ACEH BESAR (Reza Sukma, 2021)

PERILAKU WIRAUSAHA PEREMPUAN PENGOLAH IKAN DI DESA MEUNASAH KEUDEE KECAMATAN MESJID RAYA KABUPATEN ACEH BESAR (Maulidya Fakhriah Batubara, 2015)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy