//

IDENTIFIKASI DAN PENILAIAN TINGKAT RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA PROYEK KANTOR BPJN-1 BANDA ACEH

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang KIFANA SALSABILA - Personal Name

Abstrak/Catatan

Tugas Akhir Sarjana Identifikasi dan Penilaian Tingkat Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada Proyek Kantor BPJN-1 Banda Aceh Kifana Salsabila 1604101010061 Program Studi Sarjana Jurusan Teknik Sipil-Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala ABSTRAK Kegiatan jasa konstruksi pada pelaksanaannya berkaitan erat dengan kemungkinan terjadinya risiko. Salah satu risiko yang timbul yaitu risiko yang berkaitan dengan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Permasalahan yang terjadi akibat risiko K3 dapat menyebabkan kecelakaan kerja yang dapat menghambat jalannya aktivitas pekerjaan dan menurunnya kualitas pada pekerja. Termasuk pada proyek yang saat ini sedang berlangsung yaitu proyek peningkatan struktur Kantor BPJN-1 Banda Aceh (Tower II dan penunjang). Pada proyek ini pembangunan yang dilakukan menggunakan konstruksi baja dan memiliki 5 lantai, sehingga dapat memungkinkan terjadinya kecelakaan kerja. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berbagai risiko yang mungkin dapat terjadi kemudian menilai dan menentukan tingkat risiko yang ditimbulkan serta cara pengendalian risiko terhadap K3 pada lokasi proyek. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner terhadap beberapa pihak yang terkait dengan proyek. Sedangkan data sekunder berupa data proyek yaitu gambar kerja dan RAB. Populasi responden pada penelitian ini merupakan seluruh pihak yang terlibat dalam proses pembangunan proyek dan sampel penelitian terdiri dari site engineer, quantity/quality engineer, inspektor, operator komputer, project manager, pelaksana lapangan, logistik dan pekerja lapangan dengan jumlah keseluruhan responden sebanyak 30 orang. Teknik analisis data menggunakan metode analisis kualitatif yaitu dengan menggunakan landasan teori sebagai acuan dan menganalisis hasil dengan menjabarkannya dalam bentuk deskriptif. Dari hasil jawaban 30 responden berdasarkan pada 30 variabel risiko yaitu variabel tenaga kerja, material dan peralatan serta lingkungan, diperoleh 83% risiko merupakan risiko dengan tingkat rendah dan 17% risiko termasuk dalam tingkat sedang. Melalui besaran tingkat risiko maka dapat diketahui bahwa risiko-risiko yang terjadi pada proyek tersebut dominannya masih berada pada tingkatan rendah dan tidak mengganggu keberlangsungan berjalannya proyek sehingga dapat dikatakan kegiatan pada proyek tersebut bersifat aman. Kata kunci : risiko, keselamatan dan kesehatan kerja, identifikasi risiko, penilaian risiko, tingkat risiko, pengendalian risiko

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

ANALISIS FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN SIKAP PETUGAS KESEHATAN TERHADAP KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DI RSUD MEURAXA ANALISIS FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN SIKAP PETUGAS KESEHATAN TERHADAP KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DI RSUD MEURAXA (Desri Luhonna, 2021)

GAMBARAN PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA OLEH P2K3 PT. WASKITA KARYA PADA PROYEK PEMBANGUNAN PASAR ACED TAHAP II DI BANDA ACEH 2011 (Irsan Abubakar, 2021)

IDENTIFIKASI RISIKO PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG BANDA ACEH MADANI EDUCATION CENTER (Arif Fadhillah, 2017)

KAJIAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA PEKERJAAN PEMBANGUNAN BENDUNGAN KRUENG KEUREUTO DI KABUPATEN ACEH UTARA (Helmi, 2016)

RISIKO MANAJERIAL, OPERASIONAL, KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA PADA PELAKSANAAN PROYEK KONSTRUKSI DI PROVINSI ACEH (Cut Annisa Widyasari Mastura, 2016)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy