//

PENDUGAAN KADAR PATCHOULI ALCOHOL PADA MINYAK NILAM HASIL FRAKSINASI MENGGUNAKAN METODE PRINCIPAL COMPONENT REGRESSION

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Fadhilat Burahman - Personal Name

Abstrak/Catatan

Minyak nilam (patchouli oil) adalah salah satu minyak atsiri yang dihasilkan oleh tanaman nilam yang merupakan komoditas unggulan nasional di Indonesia. Minyak nilam sendiri mempunyai banyak kegunaan, biasanya digunakan untuk bahan baku parfum, kosmetik, pembunuh serangga, hingga bermanfaat pula sebagai obat-obatan. Sebanyak 90% kebutuhan minyak nilam dunia, disokong oleh Indonesia yang berasal dari penyulingan di pelosok-pelosok Nusantara. Dalam minyak nilam terdapat senyawa kimiawi berupa patchouli alcohol yang merupakan penyusun utama dan digunakan sebagai indikator untuk mengetahui kualitas dari minyak nilam.Pengukuran nilai kadar patchouli alcohol pada minyak nilam biasanya menggunakan uji laboratorium dengan teknologi Gas Chromatography-Massa Spectrometry (GC-MS), yang membutuhkan waktu cukup lama serta mahal dan merusak karakter fisik minyak nilam (destruktif). Oleh karena itu, diperlukan teknologi alternatif untuk menduga kadar patchouli alcohol pada minyak nilam yang lebih cepat dan tidak merusak bahan (non destruktif) seperti metode Near Infrared Reflectance Spectroscopy (NIRS). Penelitian ini ada dua tujuan. Pertama untuk mendapatkan informasi tentang teknologi NIRS sebagai metode cepat dan tepat dalam memprediksi kadar patchouli alcohol pada minyak nilam Aceh hasil fraksinasi dengan metode Principal Component Regression (PCR). Kedua yaitu untuk menentukan metode koreksi spektrum yang terbaik dan akurat untuk memprediksi kadar patchouli alcohol pada minyak nilam hasil fraksinasi dengan menggunakan Pre-Treatment Mean Normalization (MN), Derivative-2 (D-2), Smoothing Savizky–Golay (SGs),dan Standart Normal Variate (SNV). Bahan yang digunakan pada penelitian ini adalah minyak nilam Aceh. Peralatan pendukung dalam penelitian ini adalah Unit Distilasi Molekuler dan Fraksinasi ARC PUI Nilam Aceh, GC-MS, Self developed FT-IR IPTEK T-1516, dan peralatan laboratorium pendukung lainya. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, aplikasi NIRS dengan metode PCR menghasilkan lima model pendugaan kandungan kadar patchouli alcohol diantaranya satu model tergolong prediksi masih kasar atau sufficient performance dan empat lainnya tergolong prediksi yang baik atau good model performance. Dari empat model tersebut, model PCR dengan pretreatment Standart Normal Variate (SNV) dianggap sebagai model terbaik dengan latent variable sebanyak 6 buah, nilai RPD sebesar 2,96, koefisien korelasi (r) sebesar 0,93, koefisien determinasi (R ) sebesar 0,87 dan RMSEC sebesar 3,93. Analiasa loading plot dalam penelitian dapat disimpulkan bahwa panjang gelombang optimum keberadaan kandungan kadar patchouli alcohol dengan struktur kimia R-OH dapat dideteksi pada panjang gelombang 1693-1763 nm, 1544-1642 nm dan 1306-1357 nm. 2

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PENDUGAAN KADAR PATCHOULI ALCOHOL PADA MINYAK NILAM HASIL FRAKSINASI MENGGUNAKAN METODE PRINCIPAL COMPONENT REGRESSION (Fadhilat Burahman, 2021)

PENGARUH KONDISI PROSES DISTILASI VAKUM TERHADAP PENINGKATAN KADAR PATCHOULI ALCOHOL PADA MINYAK NILAM (PATCHOULI OIL) (Meuthia Busthan, 2017)

PROSES PEMBENTUKAN KRISTAL PATCHOULI ALCOHOL DARI MINYAK NILAM ACEH MENGGUNAKAN METODE COOLING CRISTALIZATION (ZAIRA MUNANDA, 2019)

STUDI PENGUKURAN VISKOSITAS PADA MINYAK NILAM YANG BERASAL DARI PROVINSI ACEH (Lena Ardiah, 2018)

TEKNOLOGI NIRS UNTUK KLASIFIKASI CAMPURAN MINYAK NILAM HASIL FRAKSINASI DENGAN MINYAK KERUING MENGGUNAKAN METODE PRINCIPAL COMPONENT ANALYSIS (FERI MARZATILLAH, 2021)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy