HUBUNGAN DURASI PENGGUNAAN GADGET SELAMA PANDEMI COVID-19 TERHADAP KEJADIAN ASTHENOPIA PADA MAHASISWA DI UNIVERSITAS SYIAH KUALA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   

HUBUNGAN DURASI PENGGUNAAN GADGET SELAMA PANDEMI COVID-19 TERHADAP KEJADIAN ASTHENOPIA PADA MAHASISWA DI UNIVERSITAS SYIAH KUALA


Pengarang

ANNA MUTIA ASRILA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1707101010087

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Asthenopia adalah kelelahan mata akibat otot siliaris mata yang dipaksa bekerja dengan keras, terutama saat melihat objek yang dekat dalam jangka waktu lama. Asthenopia dapat terjadi pada semua umur. Gejala asthenopia dibagi menjadi tiga yaitu gejala okuler, gejala visual dan gejala ekstraokuler. Gadget merupakan perangkat elektronik kecil yang memiliki tujuan dan fungsi spesifik yang efektif digunakan pada masa Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) saat ini, salah satunya oleh mahasiswa kedokteran gigi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan durasi penggunaan gadget dengan kejadian asthenopia pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain cross sectional. Subjek penelitian adalah 140 orang mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Syiah Kuala angkatan 2017, 2018 dan 2019 yang ditentukan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Data diambil berdasarkan kuesioner google form. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa kedokteran gigi USK menggunakan gadget dengan durasi berat sebanyak 73,6%. Berdasarkan frekuensi asthenopia didapatkan bahwa mayoritas subjek mengalami kejadian asthenopia sebanyak 62,9% responden. Hasil uji statistik menunjukkan p value adalah 0,004. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan bermakna antara durasi penggunaan gadget dengan kejadian asthenopia pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Syiah Kuala.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK