//

APLIKASI HERBISIDA OXYFLUORFEN DAN PENDIMETHALIN BERVARIASI DOSIS DALAM MENGENDALIKAN GULMA PADA TANAMAN KEDELAI

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Anuar Ramut - Personal Name

Abstrak/Catatan

RINGKASAN ANUAR RAMUT. Aplikasi herbisida oxyfluorfen dan pendimethalin bervariasi dosis dalam mengendalikan gulma pada tanaman kedelai dibimbing oleh Hasanuddin dan Siti Hafsah. Keefektifan herbisida dalam mengendalikan gulma sangat ditentukan oleh jenis dan dosis herbisida. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan jenis dan dosis herbisida yang tepat untuk mengendalikan gulma pada tanaman kedelai. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Meunasah Manyang Kecamatan Krueng Barona Jaya Kabupaten Aceh Besar, Aceh. Penelitian ini berlangsung sejak Mei sampai Agustus 2019. Titik koordinat lahan penelitian terletak pada 50032’51,27”LU, 95022’11,25”BT pada ketinggian 6 m dpl. Penelitian ini juga dilaksanakan di Laboratorium Ilmu Gulma dan Fisiologi Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala. Faktor yang diteliti adalah jenis herbisida: oxyfluorfen dan pendimethalin, sedangkan dosis: 0; 0,5; 1,0; 1,5; dan 2,0 kg b.a ha-1. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok dengan pola bifaktorial. Peubah yang diamati adalah: indeks luas daun, laju tumbuh tanaman, laju asimilasi bersih, persentase pengendalian gulma, bobot kering gulma, jumlah polong tanaman-1, jumlah biji tanaman-1, bobot biji tanaman-1 dan hasil biji kering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis herbisida oxyfluorfen dan pendimethalin pada dosis 0,5 - 1,0 kg b.a ha-1 dapat meningkatkan nilai indeks luas daun, laju tumbuh tanaman dan laju asimilasi bersih. Jenis herbisida berpengaruh terhadap persentase pengendalian gulma, bobot kering gulma dan jumlah biji tanaman-1. Herbisida oxyfluorfen dapat meningkatkan persentase pengendalian gulma pada 35 dan 49 HST, dan menurunkan bobot kering gulma pada 49 HST, serta meningkatkan jumlah biji tanaman-1. Dosis herbisida berpengaruh terhadap persentase pengendalian gulma dan bobot kering gulma. Dosis herbisida 0,5 – 2,0 kg b.a ha-1 dapat meningkatkan persentase pengendalian gulma pada 35 dan 49 HST. Dosis herbisida 0,5 kg b.a ha-1 dapat menurunkan bobot kering gulma pada 35 dan 63 HST. Ada interaksi antara jenis dan dosis herbisida terhadap persentase pengendalian gulma dan jumlah polong. Jenis herbisida oxyfluorfen pada dosis 2,0 kg b.a ha-1 dapat meningkatkan persentase pengendalian gulma 21 dan 63 HST. Jenis herbisida oxyfluorfen pada dosis 1,5 – 2,0 kg b.a ha-1 dapat meningkatkan jumlah polong tanaman-1. Kata Kunci: Oxyfluorfen, Pendimethalin, Gulma dan Kedelai  

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

ESIKASI CAMPURAN HERBISIDA PENDIMETHALIN DAN SULFENTRAZONE SERTA PENGARUHNYA TERHADAP POLA PERTUMBUHAN TANAMAN KEDELAI (GLYCINE MAX L. MERRILL) (M.DWINKY WIN PUTRA, 2021)

EFIKASI CAMPURAN HERBISIDA PENDIMETHALIN DAN SULFENTRAZONE TERHADAP GULMA PADA TANAMAN KEDELAI (GLYCINE MAX L. MERRILL) (Aris Setiawan, 2020)

EFIKASI CAMPURAN HERBISIDA PENDIMETHALIN DAN SULFENTRAZONE SERTA PENGARUHNYA TERHADAP HASIL TANAMAN KEDELAI (GLYCINE MAX L. MERRILL) (WAN SURIANIKA, 2020)

PENGARUH DOSIS HERBISIDA OKSIFLUORFEN DAN PENDIMETHALIN TERHADAP PERUBAHAN KOMPOSISI GULMA PADA TANAMAN KEDELAI (GLYCINE MAX L. MERRILL) (Yoga Agustiawan, 2019)

KARAKTERISTIK GULMA AKIBAT APLIKASI HERBISIDA OKSIFLUORFEN, PENDIMETHALIN DAN SULFENTRAZONE PADA PERTANAMAN KEDELAI (GLYCINE MAX L. MERRILL) (Syawal Arqomaidi Pasaribu, 2021)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy