//

PREFERENSI INDUSTRI TAHU TERHADAP KUALITAS BAHAN BAKU KEDELAI DI KOTA BANDA ACEH

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Faradilla Syahrinaz - Personal Name

Abstrak/Catatan

FARADILLA SYAHRIN AZ dengan judul skripsi Preferensi Industri Tahu Terhadap Kualitas Bahan Baku Kedelai di Kota Banda Aceh" di bawah bimbingan Bapak Ir. Irwan A. Kadir M.P selaku Pembimbing Utama dan Ibu Cut Faradilla, S.P, M.Si selaku Pembimbing Kedua. Permasalahan dalam penelitian ini adalah kualitas bahan baku kedelai yang menjadi preferensi industri tahu dan keuntungan yang diperoleh industri tahu berdasarkan skala usaha yang berbeda. Penelitian ini dilakukan di Kota Banda Aceh, dengan pertimbangan bahwa Kota Banda Aceh merupakan salah satu sentra industri pengolahan kedelai, khususnya industri tahu. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kualitas bahan baku kedelai yang menjadi preferensi industri tahu dan untuk mengetahui besarnya keuntungan yang diperoleh industri tahu berdasarkan skala usaha yang berbeda .Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey, dengan objek penelitian adalah industri tahu yang ada dalam wilayah Kota Banda Aceh. Ruang lingkup penelitian ini terbatas pada preferensi industri tahu terhadap kualitas bahan baku kedelai dan keuntungan yang diperoleb industri tahu berdasarkan skala usaha di Kota Banda Aceh. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara Stratified Sampling.Hasil penelitian menunjukkan bahwa industri tahu di Kota Banda Aceh, baik skala kecil, skala sedang dan skala besar memilih dan menyukai bahan baku kedelai impor. Hal ini disebabkan karena kualitas kedelai impor lebih baik dibandingkan dengan kualitas kedelai lokal. Selain itu, persediaan kedelai impor dipasaran selalu ada sepanjang tahun, tidak seperti kedelai lokal yang hanya tersedia pada musim-musim tertentu.Semakin besar skala usaha semakin besar pula keuntungan yang diperoleh industri tahu. Artinya jumlah bahan baku kedelai yang diolah memberikan keuntungan yang berbeda. Meskipun kualitas bahan baku kedelai impor yang digunakan sama, namun keuntungan yang diperoleh berbeda berdasarkan skala usahanya. Skala usaha yang paling menguntungkan adalah industri tahu skala besar dengan rata-rata keuntungan per bulan sebesar Rp 45.153.177,78. Hal ini dikarenakan total penerimaan yang diperoleh dan biaya produksi yang dikeluarkan oleh industri tahu skala besar lebih besar dari industri tahu skala kecil dan sedang.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

ANALISIS PERMINTAAN DAN PREFERENSI PENGGUNAAN KEDELAI PADA INDUSTRI PENGOLAHAN KEDELAI DI KOTA BANDA ACEH (Nurul Fadlhliani, 2020)

ANALISIS PENDAPATAN DAN EFISIENSI PEMASARAN INDUSTRI TAHU (STUDI KASUS: INDUSTRI TAHU MANDIRI DI DESA PUNGE JURONG KECAMATAN MEURAXA KOTA BANDA ACEH) (CUT INTAN MAULINA, 2019)

ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL AGROINDUSTRI TAHU RION DI DESA LAMTEUMEN BARAT KECAMATAN JAYA BARU KOTA BANDA ACEH (Nova Fitrah Zahara, 2019)

KETERSEDIAAN KEDELAI SEBAGAI BAHAN BAKU INDUSTRI TEMPE DI KOTA BANDA ACEH (Asmaul Husna, 2021)

STRATEGI PENGEMBANGAN INDUSTRI KECIL TAHU SOLO DI DESA PUNGE BLANG CUT KECAMATAN MEURAXA KOTA BANDA ACEH (Mhd Hasbi Wardhana Purba, 2019)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy