//

ANALISIS KINERJA PENGGILINGAN PADI PADA RANTAI PASOK BERAS DI KABUPATEN ACEH BESAR

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Defrizal - Personal Name

Abstrak/Catatan

Aceh merupakan salah satu provinsi sentra produksi padi di Indonesia yang ditargetkan akan mampu melakukan swasembada beras dan menjadi lumbung pangan nasional. masalah utama yang sering dialami oleh petani dalam penanganan pascapanen padi adalah tingginya kehilangan hasil selama pascapanen. Kegiatan pascapanen meliputi proses pemanenan padi, penyimpanan padi, perontokan padi, pengeringan gabah, dan penggilingan gabah hingga menjadi beras. eranan yang dimiliki oleh pengusahaan penggilingan padi adalah kontribusinya dalam menentukan jumlah ketersediaan beras, mutu dan kualitas beras yang dikonsumsi masyarakat. Selain itu, tingkat harga dan pendapatan yang diperoleh petani serta tingkat harga yang harus dibayar oleh konsumen turut ditentukan oleh keberadaan penggilingan padi ini. Seperti kegiatan usaha lainnya, pengusahaan penggilingan padi mampu membuka lapangan pekerjaan di daerah perdesaan. Melihat begitu besarnya peranan penggilingan padi dan didukung oleh kondisi luasnya areal persawahan di Kabupaten Aceh Besar masih tergolong tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi beberapa anggota rantai pasok beras yang terlibat dalam rantai pasok beras. Konsep identifikasi ini menjelaskan tentang sumberdaya dalam rantai pasok, struktur manejemen dalam setiap proses yang terkait, anggota rantai pasok perusahaan, dan siapa yang melakukan setiap proses bisnis dalam jaringan rantai pasok. Setelah dilakukan identifikasi, selanjutnta diukur kinerjanya berdasarkan moden SCOR dan metode AHP. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas strukur anggota rantai pasok beras di Penggilingan padi terdiri dari petani sebagai penghasil padi (produsen) dan mengolahnya menjadi gabah, Penggilingan padi sebagai kilang padi yang mengepul gabah dan mengolah menjadi beras, pedagang besar beras sebagai penyedia stok beras daerah sekaligus pendistribusi beras ke pedagang pengecer dan konsumen akhir, serta pedagang pengecer beras sebagai pendistribusi langsung ke konsumen akhir. Analisis kinerja rantai pasok Penggilingan padi terdiri dari tiga atribut, yaitu reliability merupakan nilai atribut dengan bobot terbaik, atribut agility menunjukkan hasil yang cukup dengan nilai bobot, dan atribut responsiveness merupakan atribut nilai kinerja terendah. Berdasarkan klasifikasi nilai standar kinerja, hasil persentase keseluruhan kinerja rantai pasok beras Penggilingan padi di Kabupaten Aceh Besar menunjukkan nilai yang baik, dengan rata-rata nilai sebesar 86,43%.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

ANALISIS KINERJA PENGGILINGAN PADI PADA RANTAI PASOK BERAS DI KABUPATEN ACEH BESAR (Defrizal, 2021)

ANALISIS STRUKTUR DAN NILAI TAMBAH PADA RANTAI PASOK BERAS DI KABUPATEN ACEH TIMUR (MUAMMAR ARIS MUNANDAR, 2020)

ANALISIS KINERJA RANTAI PASOK BERAS DENGAN MENGGUNAKAN SUPPLY CHAIN OPERATION REFERENCE (SCOR) MODEL DAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) STUDI KASUS : PERUSAHAAN UMUM BADAN URUSAN LOGISTIK (PERUM BULOG) DIVISI REGIONAL ACEH (T MEURAH IRFAN, 2019)

PENGELOLAAN JARINGAN PASOK DAN NILAI TAMBAH EKONOMI (EVA) GABAH PADA KILANG PADI “AA” DI KECAMATAN SIMPANG TIGA KABUPATEN PIDIE (Miftahul Rauzah, 2015)

KAJIAN MUTU BERAS PADA BERBAGAI KADAR AIR GABAH KERING GILING (GKG) MENGGUNAKAN MESIN PENGGILING PADI KELILING (cut mikyal bulkiya, 2014)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy