ANALISIS KELAYAKAN PEMBANGUNAN WADUK TIRO DI DESA BLANG RUKUI KECAMATAN TIRO KABUPATEN PIDIE | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   

ANALISIS KELAYAKAN PEMBANGUNAN WADUK TIRO DI DESA BLANG RUKUI KECAMATAN TIRO KABUPATEN PIDIE


Pengarang

MUAMMER DIANDRA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1609200060037

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Abstrak

Pemerintah melalui Balai Wilayah Sungai Sumatera I (BWS SI) merencanakan Pembangunan Waduk yang berlokasi di Desa Blang Rukui Kecamatan Tiro Kabupaten Pidie. Dampak dari penolakan sebagian masyarakat dapat terlihat jelas pada proses pembebasan lahan yang tidak berjalan sampai dengan saat ini, yang artinnya sebagian masyarakat tidak memberi lahan mereka untuk di bayar oleh pemerintah. Ada 2 Metode dalam penelian ini yaitu, metode pertama mengunakan obeservasi langsung ke lokasi penelitian dengan menggunakan kuisioner untuk melihat persepsi masyarakat mendukung atau tidak tehadap Pembangunan Waduk ini dan metode yang kedua mengunakan Kriteria Kelayakan dengan indikator NPV (Net Present Value), Net B/C Ratio (Net Benefit Cost Ratio),IRR (Internal Rate of Return), PP (Playback Period) dan analisa sensitivitas untuk melihat layak atau tidak pembangunan waduk ini. Berdasarkan hasil kuisioner diketahui bahwa rata-rata persepsi masyarakat terhadap pembangunan Waduk Tiro sebesar 62% termasuk dalam kriteria cukup mendukung dalam Pembangunan Waduk tersebut. Dari hasil perhitungan Desa yang terkena dampak pembangunan (desa yang akan di relokasi) adalah Desa Blang Rukui. Dari 29 sample pada Desa (Desa Blang Rukui) yang tekena dampak pembangunan 25 sample tidak mendukung pembangunan waduk tersebut dan 4 sempel yang cukup mendukung. Sedangkan pada Desa (Pulo Kenari, Dayah Teungoh, Dayah Baroh, Panton Beunot) yang menerima manfaat 47 sample mendukung pembangunan waduk tersebut dan selebihnya pada 19 sample cukup mendukung pembangungunan waduk tersebut. Hasil penelitian mengunakan Kriteria Kelayakan menunjukkan Pengembangan Waduk Tiro dengan suku bunga 12% dimana dalam keadaan normal NPV= Rp. 2.323.414.850.083; Net B/C =. 3,80, IRR= 21,42%, dan PP= 26 tahun 1 bulan. Berdasarkan kriteria kelayakan maka apabila biaya meningkat sebesar 10%, 15% dan 20%, proyek Pembangunan Waduk Tiro masih memiliki kelenturan untuk menanggung perubahan biaya pada peningkatan biaya sampai 20%. Berdasarkan hasil perhitung dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa, hasil persepsi masyarakat meskipun dalam katagori rendah tetapi masih cukup mendukung untuk Pembangunan dan hasil dari perhitungan Analisis Kelayakan yang termasuk dalam katagori mengutung bagi investasi pemerintah maka Pembangunan Waduk Tiro di Desa Blang Rukui Kecamtan Tiro Kabupaten Pidie sangat layak untuk dilaksanakan.

Kata kunci : Pembangunan Waduk, Persepsi Masyarakat, Analisa Kelayakan

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK