//

PENGGUNAAN METODE SURFACE DISTRESS INDEX (SDI) DAN PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI) UNTUK PENILAIAN KONDISI PERKERASAN JALAN (STUDI KASUS: RUAS JALAN GEUMPANG - BATAS ACEH BARAT, KABUPATEN PIDIE)

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang MONA MELYAR - Personal Name

Abstrak/Catatan

Kerusakan jalan lebih cepat dari umur rencana dewasa ini sering terjadi seperti pada ruas jalan Geumpang – Batas Aceh Barat yang merupakan jalan Kolektor dengan kelas jalan III-A yang terletak pada Kabupaten Pidie. Jalan ini berada pada medan pegunungan yang merupakan satu-satunya jalan alternative lintas Timur dan lintas Barat yang berada pada kabupaten Pidie dan kabupaten Aceh Barat. Jalan ini sering dilalui kendaraan dengan beban yang berat sehingga mengalami kerusakan, selain itu, beberapa faktor lainnya yang menjadi penyebab kerusakan jalan adalah mutu pelaksanaan, drainase, dan cuaca. Untuk mengatasi kerusakan yang terjadi pada ruas jalan ini perlu diadakan suatu penelitian mengenai kerusakan perkerasan jalan agar penanganannya dapat segera dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi perkerasan jalan secara fungsional dan membandingkan nilai kondisi kerusakan perkerasan jalan berdasarkan dua metode yaitu metode Surface Distress Index (SDI) dan Pavement Condition Index (PCI) yang digunakan sebagai dasar untuk mengetahui jenis pemeliharaan jalan. Penelitian ini mengambil lokasi pada ruas jalan Geumpang - Batas Aceh Barat. Hasil dari perhitungan diperoleh jenis dan tingkat kerusakan permukaan jalan pada ruas jalan Guempang – Batas Aceh Barat yang menjadi objek penelitian terdapat beberapa jenis kerusakan seperti lubang 8,70 %, retak 4,10 %, amblas 3,16 %, tambalan 0,83 %, kerusakan tepi 3,33 %, dan terkelupas 0,51 %. Secara keseluruhan nilai IRI rata-rata yang didapat dari Dinas PUPR Tahun 2019 adalah sebesar 3,45% dengan kondisi sangat baik, untuk nilai SDI rata-rata adalah sebesar 15,02% dengan kondisi baik, sedangkan nilai PCI rata-rata adalah sebesar 79,63 % dengan kondisi sangat baik. Jenis pemeliharaan pada ruas jalan Geumpang – Batas Aceh Barat, Kabupaten Pidie secara keseluruhan berdasarkan metode Surface Distress Index (SDI) dan metode Pavement Condition indeks (PCI) adalah pemeliharaan rutin. Faktor utama penyebab terjadinya kerusakan jalan adalah genangan air, dan terjadinya longsor.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

MODEL HUBUNGAN INTERNATIONAL ROUGHNESS INDEX (IRI) DAN SURFACE DISTRESS INDEX (SDI) PADA PERKERASAN LENTUR JALAN RAYA (STUDI KASUS PADA JALAN A. M. IBRAHIM LANGSA) (Irza Zeahsa, 2015)

EVALUASI PENILAIAN KONDISI JALAN DAN HUBUNGANNYA DENGAN REKOMENDASI PENANGANAN PEMELIHARAAN JALAN (STUDI KASUS : RUAS JALAN KM.77 (BATAS PIDIE) - BATAS KOTA SIGLI) (Evi Zulfan, 2017)

EVALUASI KONDISI PERKERASAN JALAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE BINA MARGA DAN PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI) SERTA ALTERNATIF PENANGANANNYA (STUDI KASUS RUAS JALAN BEUREUNUEN – BATAS KEUMALA) (YUSWARDI RAMLI, 2017)

PEMETAAN KERUSAKAN JALAN MENGGUNAKAN VIDEO IMAGE DAN GOEGRAPHIC INFOERMATION SYSTEM (GIS) DI RUAS JALAN BANDA ACEH-KRUENG RAYA STA 0+000 S/D STA 13+700 (Yelfi Agusria, 2019)

PENILAIAN KONDISI PERKERASAN JALAN DENGAN METODE BINA MARGA DAN PERKIRAAN BIAYA PENANGANAN KERUSAKAN PADA JALAN TAKENGON – BLANGKEJEREN (STUDI KASUS STA 02+370 S/D STA 15+000) (BAIHAQI, 2017)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy