//

KEMAMPUAN KOMPOS LIMBAH AMPAS NILAM DENGAN BIODEKOMPOSER TRICHODERMA SPP DALAM MENGHAMBAT PERKEMBANGAN PENYAKIT BUDOK (SYNCHTRIUM POGOSTEMONIS) PADA BIBIT NILAM

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Ramadani Syapitra - Personal Name

Abstrak/Catatan

Tanaman nilam (Pogostemon cablin) adalah salah satu tanaman yang dapat menghasilkan minyak atsiri dan berperan penting dalam menghasilkan devisa negara. Aceh menjadi salah satu provinsi penghasil minyak nilam dari beberapa propvinsi yang ada di Sumatra, banyak petani nilam di Aceh belum memanfaatkan limbah ampas nilam. Jika dimanfaatkan limbah ampas nilam dapat menjadi pupuk kompos karena memiliki kadar unsur hara yang baik untuk tanaman. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kemampuan kompos limbah ampas nilam dengan biodekomposer Trichoderma spp dalam menghambat perkembangan penyakit budok. Penelitian telah dilaksanakan di Laboratorium Ilmu Penyakit Tumbuhan Jurusan Proteksi Tanaman, di pembibitan Nilam Inovation Park (NINO Park), dan di kebun percobaan Atsiri Research Center (ARC) sektor barat, Universitas Syiah Kuala. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Rancangan Acak Lengkap non faktorial 6 perlakuan dan 4 ulangan setiap ulangan terdiri dari 4 tanaman sehingga diperoleh 96 tanaman satuan percobaan. Beberapa media tanam yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pupuk kompos Limbah Ampas Nilam (LAN) dengan biodekomposer Trichoderma harzianum, Trichoderma asperellum, Trichoderma hamatum, Trichoderma virens, dan Trichoderma atriviride serta tanah dengan perbandingan 2:1. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian kompos LAN dengan biodekomposer Trichoderma harzianum, Trichoderma asperellum, Trichoderma hamatum, Trichoderma virens, dan Trichoderma atriviride tidak berpengaruh nyata terhadap aspek proteksi tanaman dan agronomi yaitu parameter masa inkubasi penyakit, persentase penyakit, tinggi tanaman, jumlah daun, dan jumlah tunas. Namun, pada perlakuan Trichoderma harzianum memberikan efek penghambatan terhadap masa inkubasi patogen dengan persentase serangan penyakit terrendah yaitu 0% karena, Trichoderma harzianum memiliki sifat antagonis yang mampu menghambat perkembangan cendawan synchitrium pogostemonis mekanisme melalui mikoparasit, persaingan tempat sehingga mampu mengendalikan patogen pada tanaman.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

INTEGRASI ANTARA KOMPOS LIMBAH AMPAS NILAM (LAN), MIKROBA ANTAGONIS DAN MINYAK ATSIRI DALAM PENGENDALIAN PENYAKIT BUDOK (SYNCHYTRIUM POGOSTEMONIS) (Vinny Pratiwi, 2021)

EFIKASI DOSIS PELET TRICHODERMA HARZIANUM DALAM MENEKAN SERANGAN PENYAKIT BUDOK (SYNCHYTRIUM POGOSTEMONIS) PADA TANAMAN NILAM (POGOSTEMON CABLIN BENTH.) (Tiara Kusuma Pertiwi, 2017)

FORMULASI SUSPENSI PELET TRICHODERMA SPP. DALAM MENGHAMBAT CENDAWAN SYNCHITRIUM POGOSTEMONIS PENYEBAB PENYAKIT BUDOK PADA BIBIT NILAM (Marhamah, 2021)

IDENTIFIKASI FAKTOR PENGHAMBAT USAHATANI NILAM DI KECAMATAN LHOONG, KABUPATEN ACEH BESAR (AULIA PERSADA, 2019)

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI USAHATANI NILAM DI KECAMATAN LABUHAN HAJI KABUPATEN ACEH SELATAN. (Julyandhika Rahman, 2016)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy