//

STUDI ETNO-ORNITOLOGI DAN IDENTIFIKASI KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT DALAM KONSERVASI BURUNG DAN HABITATNYA DI KECAMATAN PEUDADA KABUPATEN BIREUEN.

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang NURUL SYAFINA - Personal Name

Abstrak/Catatan

Syafina, Nurul. 2020. Studi Etno-ornitologi dan Identifikasi Kearifan Lokal Masyarakat dalam Konservasi Burung dan Habitatnya di Kecamatan Peudada Kabupaten Bireuen. Skripsi. Jurusan Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing: (1). Dr. Abdullah, S.Pd., M.Si., (2). Mimie Saputri, S.Pd., M.EEL. Kata Kunci: Etno-ornitologi, Burung, Peudada. Etno-ornitologi adalah studi tentang berbagai pemanfaatan aspek burung dari sudut pandang pengetahuan dan budaya masyarakat. Penelitian ini telah dilaksanakan sejak Maret 2020 sampai Agustus 2020. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui berbagai pemanfaatan jenis burung, bagian organ dan hal yang berkaitan dengan burung dimanfaatkan, dan kearifan lokal masyarakat dalam konservasi burung dan habitatnya di Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen. Metode yang digunakan adalah metode wawancara semistruktural, dengan 2 teknik triangulasi yaitu triangulasi metode dan triangulasi sumber data. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Peudada. Populasi dan sampel penelitian ditentukan dengan teknik purposive sampling dengan sampel 15 desa yang terdiri dari 75 responden. Data dianalisis secara kualitatif dan deskriptif berdasarkan studi pustaka. Hasil penelitian diperoleh 34 spesies burung dengan 18 pemanfaatan. Bagian yang dimanfaatkan dari burung diantaranya individu burung, daging, paha, hati, telur, minyak, tulang, suara, kehadiran, sarang, dan lukisan. Kearifan lokal masyarakat Kecamatan Peudada tertinggi terdapat di daerah dataran sebesar 51% dan terendah terdapat di daerah penggunungan yaitu 18%. Sedangkan jenis burung yang paling banyak dimanfaatkan masyarakat dan memiliki nilai kearifan lokal tertinggi dalam konservasi adalah ayam kampung (Gallus sp.), itik serati (Chairina moschata), bubut hutan (Centropus rectunguis), jalak kerbau (Acridotheres javanicus), elang (Aquila sp.), dan manyar (Ploceus manyar).

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN KEPALA KELUARGA TERHADAP KESIAPSIAGAAN BANJIR DI KECAMATAN PEUDADA KABUPATEN BIREUEN (YUDHI AULIA ZULFATAN, 2017)

STUDI POTENSI PANTAI JANGKA ALUE UE KECAMATAN JANGKA KABUPATEN BIREUEN SEBAGAI KAWASAN KONSERVASI BURUNG BERBASIS EKOWISATA DAN KEARIFAN LOKAL (LENA FITRIANA, 2018)

EVALUASI KEMAMPUAN SERVIS PENDEK BULU TANGKIS PADA SMP NEGERI 1 PEUDADA KABUPATEN BIREUEN TAHUN PELAJARAN 2013/2014 (SAFARIAH, 2015)

PERSEPSI MAHASISWA ASAL PAPUA TERHADAP KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT ACEH (STUDI KASUS ETIKA MASYARAKAT DI ACEH) (Yosimin Yikwa, 2020)

KEANEKARAGAMAN JENIS DAN STATUS KONSERVASI BURUNG DI KECAMATAN GLUMPANG TIGA, KABUPATEN PIDIE (Thrina Junita, 2020)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy