STRATEGI PEMBERDAYAAN NELAYAN TANGKAP DI KECAMATAN PANTERAJA KABUPATEN PDIE JAYA PROVINSI ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   

STRATEGI PEMBERDAYAAN NELAYAN TANGKAP DI KECAMATAN PANTERAJA KABUPATEN PDIE JAYA PROVINSI ACEH


Pengarang

FITRIANI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1609200210005

Fakultas & Prodi

Fakultas Pasca Sarjana / Pengelolaan Sumberdaya Pesisir Terpadu (S2) / PDDIKTI : 54145

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK


Masyarakat nelayan tangkap merupakan masyarakat yang mengelola potensi sumberdaya perikanan laut dengan karakteristik sosial budaya tersendiri. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis implikasi Program Pemberdayaan Masyarakat Pesisir (P2MP) terhadap kondisi sosial budaya, teknologi, dan ekonomi khususnya masyarakat nelayan tangkap dan menentukan strategi pemberdayaan masyarakat nelayan tangkap di Kecamatan Panteraja Kabupaten Pidie Jaya. Metode analisis yang digunakan adalah analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threat). Hasil penelitian menunjukkan program P2MP telah berkontribusi memicu perubahan sosial budaya, teknologi dan ekonomi sehingga memberikan dampak positif terhadap peningkatan produksi ikan dan ekonomi masyarakat nelayan tangkap. Strategi yang di lakukan dengan 1) Pengembangan aspek teknologi dan skala usaha perikanan serta peningkatan sosial ekonomi dalam masyarakat pesisir, 2) Pengembangan akses permodalan, 3) Pengembangan akses pemasaran ke luar daerah maupun luar kota, 4) Pelatihan kewirausahaan bagi masyarakat pesisir, 5) Pembangunan sarana dan prasarana penunjang usaha perikanan, (6) Pengembangan usaha pengolahan ikan, dan 7) Pengelolaan sumberdaya perikanan berbasis masyarakat.

Kata kunci: Nelayan tangkap, Program Pemberdayaan Masyarakat Pesisir (P2MP), Analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threat), dan Strategi.
?


ABSTRACT


Capture fishing communities are people who manage the potential of marine fisheries with their own socio-cultural characteristics. The purpose of this study was to analyze the implications of the Coastal Community Empowerment Program (P2MP) on socio-cultural, technological, and economic conditions, especially fishing communities and determine the strategy of capturing fishing communities in Panteraja District, Pidie Jaya Regency. The analytical method used is the SWOT analysis (Strength, Weakness, Opportunity, Threat). The results of the study show that the P2MP program has contributed to triggering socio-cultural, technological and economic changes that have a positive impact on increasing fish production and the economy of fishing communities. Strategies carried out by 1) Development of technological aspects and scale of fisheries business as well as socio-economic improvement in coastal communities, 2) Development of capital access, 3) Development of access to marketing outside the region and outside the city, 4) Entrepreneurship training for coastal communities, 5) Development of facilities and infrastructure to support fisheries business, (6) Development of fish processing businesses, and 7) Management of community-based fisheries resources.

Keywords: Capture Fishermen, Coastal Community Empowerment Program (P2MP), SWOT Analysis (Strength, Weakness, Opportunity, Threat), and Strategy.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK