KONDISI SOSIAL EKONOMI NELAYAN DI KOTA BANDA ACEH PASCA BENCANA ALAM TSUNAMI | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   

KONDISI SOSIAL EKONOMI NELAYAN DI KOTA BANDA ACEH PASCA BENCANA ALAM TSUNAMI


Pengarang

Dian Herniaty - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0051211645

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Kata Kunci
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala.,

Bahasa

Indonesia

No Classification

338.13

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Dian Herniaty dengan Judul Skripsi "Kondisi Sosial Ekonomi Nelayan Di Kota Banda Aceh Pasca Bencana Alam Tsunami.", dengan Pembimbing utama Bapak Ir. lrwan A. Kadir, M.P. dan Pembimbing kedua Bapak Dr. Ir. Fajri Jakfar. M.Sc.Permasalahan dalam penelitian ini Apakah terjadi perubahan kondisi sosial ekonomi para nelayan di Kota Banda Aceh pasca bencana alam tsunami. Apakah harapan nelayan di Kota Banda Aceh dalam tahap rehabilitasi dan rekonstruksi Aceh akan dapat terpenuhi. Penarikan sampel dilakukan secara Purposive Sampling (Sampel Secara Sengaja). Hal ini dilakukan dengan alasan bahwa penarikan sampel difokuskan pada berdasarkan lingkungan tempat tinggal, agar semua lapisan (sub populasi) dapat terwakili. Dengan pengelompokan tersebut, nelayan masing-masing desa dianggap homogen. Jumlah sampel yang ditetapkan sebanyak 10% dari jumlah populasi
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi sosial ekonomi nelayan pasca bencana alam tsunami di Kota Banda Aceh dan untuk mengetahui harapan nelayan dalam tahap rehabilitasi dan rekonstruksi Aceh. Penelitian ini pada dasarnya menggunakan metode analisis deskriptif melalui proses pengumpulan. mengklarifikasikan dan menganalisis data untuk penafsiran sehingga diperoleh gambaran yang jelas mengenai fakta yang dihadapi Secara keseluruhan para responden menyatakan bahwa mereka mengalami kerugian yang sangat besar mulai dari hancurnya rumah, harta benda dan lain - lainnya, dengan demikian kondisi sosial yang terjadi pada nelayan berubah. dimana sebagian besar nelayan tidak mempunyai perahu dan peralatan sendiri sehingga mempengaruhi jumlah tangkapan ikan. Selain pemberian bantuan dan pemberdayaan ekonomi , kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi juga dilakukan oleh lembaga-lembaga donor. baik itu dari pemerintah maupun NGO dengan tujuan untuk membantu para masyarakat nelayan mempercepat proses pemulihan kondisi kehidupan mereka.Adapun saran yang dapat diberikan penulis yaitu diharapkan agar para nelayan dapat lebih optimal lagi di dalam kegiatan usahanya dan lebih mengatur sistem pengeluarannya agar besar kecilnya biaya dapat ditekan sehingga kondisi perekonomian para nelayan dapat meningkat. Dan diharapkan kepada lembaga donor baik pemerintah maupun non pemerintah agar mampu lebih optimal dalam kegiatan kemanusiaan dalam tahap rehabilitasi dan rekonstruksi, sehingga masyarakat nelayan khususnya dapat mengembalikan kondisi perekonomian mereka.



Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK