PENGELOLAAN BERKELANJUTAN KAWASAN REHABILITASI MANGGROVE MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   

PENGELOLAAN BERKELANJUTAN KAWASAN REHABILITASI MANGGROVE MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) ACEH BESAR


Pengarang

ROSSY AZHAR - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1709200210005

Fakultas & Prodi

Fakultas Pasca Sarjana / Pengelolaan Sumberdaya Pesisir Terpadu (S2) / PDDIKTI : 54145

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Pasca Tsunami Aceh telah banyak dilakukan rehabilitasi mangrove, dari lembaga organisasi lokal maupun luar negeri salah satunya yang dilakukan oleh Non Governmnet Organization (NGO) dengan luas mencapai kurang lebih 28.000 ha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa perubahan tutupan mangrove, Mengidentifikasi kesesuaian lahan mangrove dan selanjutnya mendesaian pengelolaan berkelanjutan rehabilitasi kawasan mangrove di Baitussalam dan Peukan Bada. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif. Metode ini bertujuan mendiskriptifkan secara sistematis, faktual dan akurat mengenai lokasi penelitian. Perubahan tutupan mangrove menggunakan metode visual on-screen pada SIG dan survey lapangan untuk varifikasi hasil. Data peta yang digunakan adalah peta citra satelit yang diperoleh dari USGS serta peta dasar dari BPSDL Aceh. Tahun 2005, 2010, 2015 dan 2019. Hasil tutupan rehabilitasi mangrove tahun 2019 pada kedua lokasi penelitian mengalami peningkatan. Hasil identifikasi kesesuaian lahan Baitussalam dan Peukan Bada antara Sesuai (S2) dan Sesuai Bersyarat (S3) untuk kawasana rehabilitasi mangrove. Hasil analisis SWOT diperoleh nilai faktor internal dan nilai faktor eksternal masing-masing adalah sebesar 0,29 dan 0,26. Besaran nilai tersebut menunjukan bahwa strategi pengelolaan ekosistem mangrove berada di Kuadran I, artinya ada kekuatan dari faktor internal dan eksternal.

Kata Kunci: Pengelolaan, Rehabilitas Mangrove, Sistem Informasi Geografis (SIG)
?
ABSTRACT
After the Aceh Tsunami, rehabilitation of mangroves has been done a lot by local and foreign organizations, one of them was done by the Non-Governmental Organization (NGO) with area of approximately 28,000 ha. The purpose of this research is to analyze changes in mangrove cover, to identify the suitability of mangrove lands and further to design a sustainable management for mangrove areas in Baitussalam and Peukan Bada. The method used in this research is descriptive analysis. The purpose use of this method is to systematically, factually, and accurately describe the research location. Changes in mangrove cover discovered by using visual on-screen method in GIS and field survey to verify the result. The map data used are satellite imagery maps obtained from USGS and base maps from BPSDL 2005, 2010, 2015, and 2019. The result showed that mangrove rehabilitation cover in 2019 from two research locations has increased. The result of land suitability of Baitussalam and Peukan Bada are between Suitable (S2) and Conditional (S3) for mangrove rehabilitation area. The result of SWOT analysis showed that internal and external factor values are 0.29 and 0.26, respectively. These values shows that the mangrove ecosystem management strategy is in Quadrant I, which means there are strength from both internal and external factors.

Keywords: Management, Mangrove Rehabilitation, Geographical Information System (GIS)

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK