ANALISIS USAHATANI CABAI ORGANIK DAN NON ORGANIK DI DESA JRUEK DALEE KECAMATAN INDRAPURI KABUPATEN ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   

ANALISIS USAHATANI CABAI ORGANIK DAN NON ORGANIK DI DESA JRUEK DALEE KECAMATAN INDRAPURI KABUPATEN ACEH BESAR


Pengarang

Nurul Husna - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0605102010046

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agribisnis (S1) / PDDIKTI : 54201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

NURUL HUSNA "ANALISIS USAHATANI CABAI ORGANIK DAN NON ORGANIK DI DESA JRUEK BALEE KECAMATAN INDRA PURI KABUPATEN ACEH BESAR" di bawah bimbingan Ir. Edy Marsudi, M.Si sebagai pembimbing utama dan Ir. Ismayani, M.Si sebagai pembimbing kedua.


Saat ini masyarakat sudah mulai banyak yang menyadari untuk hidup lebih sehat dan kembali ke alam atau "back to nature" karena akhir-akhir ini banyak produk pangan yang mengandung zat kimia, seperti bahan pewarna sarnpai bahan pengawet. Pemakaian pestisida kimia yang kurang bijak juga bisa merusak keseimbangan ekosistem, yakni memutuskan salah satu mata rantai ekosistem disekitar kebun. Peluang pasar dalam negeri untuk produk organik di Indonesia masih sangat terbuka lebar, sebab masih sangat jarang perusahaan Agribisnis yang benar• benar mengusahakan produk organik. Indonesia juga masih memiliki peluang pasar untuk ekspor komoditi organik, khususnya sayuran organik, karena Indonesia sangat kaya dengan hasil-hasil hortikulturanya.


Salah satu desa di Kecamatan Indrapuri Kabupaten Aceh Besar adalah Desa Jruek Balee yang memiliki usahatani cabai organik dan non organik. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat pendapatan usahatani cabai, baik yang organik maupun non organik di Desa Jruek Balee Kecamatan Indrapuri Kabupaten Aceh Besar.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sensus yaitu jumlah populasi yang ada di Desa Jruek Balee semuanya dijadikan sampel. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 7 petani yang terdiri dari 4 petani cabai organik dan 3 petani cabai non organik, Teknik pengambilan data dilakukan dengan cara wawancara, pengamatan langsung dan rnelalui pengisian daftar pertanyaan (questionnaires) yang telah dipersiapkan terlebih dahulu. Sumber data berupa data primer dan data sekunder.


Dari basil penelitian dan pembahasan dapat ditarik kesimpulan bahwa hipotesis tidak dapat diterima yaitu pendapatan usahatani cabai organik lebih kecil daripada pendapatan usahatani cabai non organik di Desa Jruek Balee Kecamatan lndrapuri Kabupaten Aceh Besar. Hal tersebut dikarenakan harga jual yang diterima petani cabai organik dan non organik adalah sama, biaya sarana produksi dan tenaga kerja yang digunakan lebih banyak serta produksi yang dihasilkan pada sistem organik lebih sedikit.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK