ANALISIS KADAR PROTEIN BELUT (MONOPTERUS ALBUS ZUIEW) KERING DENGAN LAMA PENYIMPANAN YANG BERBEDA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   

ANALISIS KADAR PROTEIN BELUT (MONOPTERUS ALBUS ZUIEW) KERING DENGAN LAMA PENYIMPANAN YANG BERBEDA


Pengarang

FADILLAH ILYAS LUBINDA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1602101010075

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran Hewan / Pendidikan Kedokteran Hewan (S1) / PDDIKTI : 54261

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ANALISIS KADAR PROTEIN BELUT (Monopterus
albus zuiew) KERING DENGAN LAMA
PENYIMPANAN YANG BERBEDA

ABSTRAK
Pengolahan dan penyimpanan bahan makanan bertujuan agar mencapai shelf life yang lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah lama penyimpanan berpengaruh terhadap kadar protein belut (Monopterus albus zuiew) kering. Sampel yang digunakan adalah delapan belut
kering yang dibagi sama rata menjadi empat kelompok perlakuan. Kelompok 1 (K1) penyimpanan 1 hari, kelompok 2 (K2) penyimpanan 15 hari, kelompok 3 (K3) penyimpanan 30 hari dan kelompok 4 (K4) penyimpanan 45 hari. Penyimpanan dilakukan dengan meletakkan sampel pada wadah terbuka dalam suhu kamar. Kadar protein ditentukan menggunakan metode Kjeldhal. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode statistik One Way Analysis of Variance (ANOVA) dan uji Duncan dengan program Statistical Package for the Social Science (SPSS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar protein belut kering kelompok (K1), (K2), (K3) dan (K4) masing-masing adalah 69,68 ± 0,34%; 68,17 ± 0,77%; 65,83 ± 1,31%; dan 63,97 ± 0,53%. Kadar protein K1 tidak berbeda nyata (P>0,05) dengan kadar protein K2, kadar protein antara K3 dengan K4 tidak menunjukkan perbedaan nyata (P>0,05). Perbedaan nyata (P0.05) in protein content between K1 and K2 as well as between K3 and K4. The protein content of dried eels in K1 and K2, however, significantly different from (P

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK