IDENTIFIKASI DAN STATUS EKOLOGI SPESIES TUMBUHAN ASING BERPOTENSI INVASIF DI KAWASAN CAGAR ALAM HUTAN PINUS JANTHO (CAHPJ), ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   

IDENTIFIKASI DAN STATUS EKOLOGI SPESIES TUMBUHAN ASING BERPOTENSI INVASIF DI KAWASAN CAGAR ALAM HUTAN PINUS JANTHO (CAHPJ), ACEH BESAR


Pengarang

HILMINA ITAWARNEMI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1609200270001

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian yang berjudul identifikasi dan status ekologi spesies tumbuhan asing berpotensi invasif di Kawasan Cagar Alam Hutan Pinus Jantho (CAHPJ), Aceh Besar bertujuan untuk mendata keanekaragaman spesies tumbuhan, mengidentifikasi dan mendata status ekologi spesies tumbuhan asing berpotensi invasif pada setiap tipe vegetasi, mengidentifikasi moda reproduksi dan kelompok agen pemencar biji serta menganalisis hubungan beberapa faktor lingkungan dengan kelimpahan spesies tumbuhan asing berpotensi invasif. Penelitian yang dilakukan dari Desember 2018 hingga Januari 2020 ini menggunakan metode petak berganda dengan meletakkan plot secara systematic sampling. Jumlah spesies tumbuhan yang ditemukan di Kawasan CAHPJ sebanyak 140 spesies, 45 spesies di antaranya tergolong sebagai spesies tumbuhan asing berpotensi invasif. Spesies tumbuhan asing berpotensi invasif yang memiliki INP tertinggi pada vegetasi hutan di tingkat tiang (21,90%) dan pancang (19,32%) adalah Piper aduncum, tingkat tumbuhan bawah adalah Centhotheca lappacea (10,81%). Vegetasi semak belukar pada tingkat pancang (40,62%) dan semai (10,25%) adalah Melastoma malabathricum, tingkat tumbuhan bawah adalah Axonopus compressus (26,33%). Vegetasi padang rumput pada tingkat pancang adalah P. aduncum (112,73%), tingkat tumbuhan bawah adalah Imperata cylindrica (59,41%). Spesies tumbuhan asing berpotensi invasif memiliki moda reproduksi yang berkisar antara satu sampai tiga jenis. Kelompok agen pemencar biji jarak jauh secara zookori, anemokori dan hidrokori. Kelimpahan spesies tumbuhan asing berpotensi invasif pada vegetasi hutan dipengaruhi oleh pH tanah. Vegetasi padang rumput dipengaruhi oleh ketinggian, intensitas cahaya, kelembaban udara, pH tanah dan suhu udara. Vegetasi semak belukar tidak dipengaruhi oleh faktor lingkungan.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK