RANCANG BANGUN APLIKASI ABSENSI KEHADIRAN MAHASISWA MENGGUNAKAN SISTEM INDOOR LOCALIZATION BERBASIS WLAN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   

RANCANG BANGUN APLIKASI ABSENSI KEHADIRAN MAHASISWA MENGGUNAKAN SISTEM INDOOR LOCALIZATION BERBASIS WLAN


Pengarang

MULIAWATI REZEKI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1508107010042

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Informatika (S1) / PDDIKTI : 55201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Absensi merupakan pencatat kehadiran pada saat kelas belajar dan mengajar sedang berlangsung. Saat ini, kegiatan absensi di jurusan Informatika Unsyiah sudah dilakukan secara daring yaitu dengan menggunakan aplikasi web SIMKULIAH. Akan tetapi, sistem yang ada sekarang masih mengharuskan mahasiswa untuk log in setiap akan melakukan absen juga proses log in dapat dilakukan di mana saja sehingga dapat memunculkan kecurangan. Maka dari itu penelitian ini melakukan rancang bangun aplikasi absensi kehadiran dimana pengguna hanya perlu log in sekali saja, lalu pada pertemuan berikutnya pengguna hanya perlu masuk ke aplikasi dan terhubung ke WLAN. Aplikasi ini dibuat dengan menggunakan teknologi indoor localization yaitu teknologi yang dapat mendeteksi objek di dalam suatu ruangan. Pengguna tidak dapat melakukan absen jika tidak berada pada ruangan yang telah ditentukan. Sistem indoor localization pada aplikasi ini memanfaatkan sinyal WLAN untuk mendeteksi objek, dan menggunakan metode fingerprinting dalam pengaplikasiannya. Metode fingerprinting terbagi menjadi 2 fase yaitu fase training (offline) dan fase tracking (online). Fase training digunakan untuk mengumpulkan data, data yang dikumpulkan adalah data berupa signal strength dengan jarak 2 meter dan 4 meter. Fase tracking dilakukan untuk membandingkan data yang dikumpulkan pada saat fase training dengan data yang didapat pada saat fase tracking dengan menggunakan perhitungan Euclidean distance dan klasifikasi K-NN untuk mendapatkan lokasi dari pengguna. Ada 3 pengujian yang dilakukan yaitu pengujian akurasi, blackbox testing (fungsionalitas), dan usability testing. Berdasarkan pengujian akurasi yang telah dilakukan, jarak 2 meter memiliki akurasi paling tinggi yaitu 67.5% dengan nilai k = 5. Blackbox testing berhasil dilakukan ditandai dengan berjalannya semua fitur yang ada pada aplikasi tanpa ada error. Hasil dari usability testing mendapatkan skor 80.5% dengan range acceptable dan mendapatkan rating excellent yang berarti aplikasi dapat diterima dan mudah digunakan oleh pengguna.
Kata kunci : Absensi, Indoor localization, Fingerprinting, Euclidean distance, K- NN, Blackbox testing, Usability testing.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK