GAMBARAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI PADA PERAWAT PELAKSANA RSUD DI KOTA BIREUEN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   

GAMBARAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI PADA PERAWAT PELAKSANA RSUD DI KOTA BIREUEN


Pengarang

Aina Hariana - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1612101010003

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA FAKULTAS KEPERAWATAN
SKRIPSI 28 Oktober 2020
XV + VI BAB + 65 Halaman + 10 Tabel + 1 Skema + 15 Lampiran AINA HARIANA 1612101010003
GAMBARAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI PADA PERAWAT PELAKSANA RSUD DI KOTA BIREUEN
ABSTRAK
Alat Pelindung Diri merupakan alat yang dipakai oleh semua petugas kesehatan yang bekerja di rumah sakit untuk melindungi kulit dan selaput lendir dari resiko pajanan darah, semua jenis cairan tubuh, sekret, eskreta, kulit yang tidak utuh dan selaput lendir pasien. Penggunaan Alat Pelindung Diri merupakan upaya untuk menciptakan kesehatan dan keselamatan kerja yang optimal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penggunaan alat pelindung diri pada perawat pelaksana RSUD di Kota Bireuen, meliputi penggunaan sarung tangan (handscoon), masker (mask), pelindung mata (goggles), pelindung wajah (face shield), baju pelindung (gown), penutup kepala (head covers), dan sepatu pelindung (protective shoes). Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif eksploratif dengan desain cross sectional study. Teknik pengambilan sampel adalah non probability sampling menggunakan metode snowball sampling dengan sampel sebanyak 122 responden. Data penelitian di analisis menggunakan deskriptif statistik yaitu distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian didapatkan penggunaan sarung tangan (handscoon) kategori baik (100%), masker (mask) kategori baik (95,9%), pelindung mata (goggles) kategori kurang baik (54,9%), pelindung wajah (face shield) kategori baik (87,7%), baju pelindung (gown) kategori kurang baik (69,7%), penutup kepala (head covers) kategori kurang baik (66,4%) dan sepatu pelindung (protective shoes) kategori kurang baik (59,8%). Berdasarkan hasil tersebut diharapkan kepada pihak manajemen rumah sakit agar rutin mengadakan sosialisasi pengontrolan infeksi 1 bulan sekali sehingga dapat meningkatkan kesadaran perawat akan pentingnya penggunaan alat pelindung diri.
Kata Kunci: alat pelindung diri, perawat pelaksana daftar bacaan: 10 buku, 25 Jurnal, 8 Artikel

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK