1).dapun waktu pemasaran yang dilakukan oleh pengusaha gula merah adalah setiap kali setelah proses produksi. dengan harga jual yang sama untu.k setiap Kg gula merahnya yaitu sebesar Rp. 8.000.- pada setiap tipe pemasaran. Dengan menggunakan dua tipe pemasaran yaitu pemasaran langsung, dan pemasaran tidak langsung. Daerah pemasaran meliputi kedai-kedai kecil yang berada didalam pasar Lambaro, Keutapang, Peunayong, Aceh, Seutui, dan ulee kareng, yang semuanya diantar langsung kepada pedagang pengecer. " /> //

ANALISIS PENDAPATAN USAHA PEMBUATAN GULA MERAH DI KELURAHAN SEUTUI KECAMATAN BAITURRAHMAN KOTA BANDA ACEH

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Heriansyah - Personal Name

Abstrak/Catatan

Heriansyah "Analisis Usaha Pembuatan Gula Merab di Keluraban Seutui Kecamatan Baiturrahman Kota Banda Aceh', dibawah bimbingan bapak Ir. Mulizar, SH. M.Si sebagai pembimbing utama dan bapak Ir. M. Nassir Abdussamad, M. Si sebagai pembimbing kedua. Penelitian ini untuk mengetahui besarnya pendapatan yang diterima oleh pengusaha pembuatan gula merah di Kelurahan Seutui Kecamatan Baiturrahman Kota Banda Aceh, serta untuk mengetahui keadaan usaha tersebut. Apakah usaha tersebut terus dijalankan atau tidak dengan menggunakan Analisis Pendapatan, Revenue Cost Ratio (RIC). Besamya nilai produksi usaha pembuatan gula merah di Keluraha Seutui Kecamatan Baiturrahman Kota Banda Aceh adalah sebesar Rp 16.000.000 per bulan, biaya produksi sebesar Rp 12.878.750 per bulan. dan memperoleh pendapatan besih sebesar Rp 3.121.250 per bulan per proses produksi. Dari analisis RC ratio dapat diketahui bahwa niJai produksi yang dihasilkan pada usaha pembuatan gula merah di Kelurahan Seutui sebesar Rp. 16.000.000,- untuk satu bulan prose produksi, sedangkan total biaya yang dikeluarkan adalah sebesar Rp. 12.878.750,- selama satu bulan prose produk.si. Maka basil perhitungan RC ratio pada usaha pembuatan gula merah ini adalah sebesar 1.24. yang berarti setiap penambahan biaya sebesar satu rupiah ma.ka akan mendapat penerimaan kotor sebesar Rp. 1,24,-. Dari kreteria yang telah di tentukan di atas maka dapat ditarik satu kesimpulan bahwa usaha pembuatan gula merah di Kelurahan Seutui Kecamatan Baiturrahman Kota Banda Aceh layak untuk dikembangkan karena RC ratio yang diperoleh lebih besar dari sat (124> 1).dapun waktu pemasaran yang dilakukan oleh pengusaha gula merah adalah setiap kali setelah proses produksi. dengan harga jual yang sama untu.k setiap Kg gula merahnya yaitu sebesar Rp. 8.000.- pada setiap tipe pemasaran. Dengan menggunakan dua tipe pemasaran yaitu pemasaran langsung, dan pemasaran tidak langsung. Daerah pemasaran meliputi kedai-kedai kecil yang berada didalam pasar Lambaro, Keutapang, Peunayong, Aceh, Seutui, dan ulee kareng, yang semuanya diantar langsung kepada pedagang pengecer.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

ANALISIS FINANSIAL USAHA AGROINDUSTRI PENGOLAHAN GULA MERAH TEBU DI KECAMATAN KETOL KABUPATEN ACEH TENGAH (Riza Mustika, 2021)

ANALISIS BEBERAPA FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERMINTAAN KONSUMEN RUMAH TANGGA TERHADAP GULA PASIR DI KOTA BANDA ACEH (CUT AFRIDA MISTIA, 2021)

ANALISIS KOMPARATIF PENDAPATAN USAHA AIR NIRA (IE JOK MAMEH) DAN GULA AREN DI KABUPATEN ACEH BESAR (RIZKA RACHMAWATI, 2020)

ANALISIS NILAI TAMBAH PENGOLAHAN NIRA DARI LIMBAH BATANG KELAPA SAWIT MENJADI GULA MERAH (STUDI KASUS PADA INDUSTRI RUMAH TANGGA DI DESA GERENGGAM KECAMATAN KEJURUAN MUDA KABUPATEN ACEH TAMIANG) (Mirasarlina, 2019)

ANALISIS KEUNTUNGAN USAHA DENDENG IKAN TENGGIRI DI DESA ATEUK JAWO KECAMATAN BAITURRAHMAN KOTA BANDA ACEH (Novera Jakfar, 2020)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy