ANALISIS MANFAAT PENERAPAN PROGRAM ACONG TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI DAN PENDAPATAN USAHATANI PADI (ORIZA SATI»A L) DI KABUPATEN ACEH BARAT DAYA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   

ANALISIS MANFAAT PENERAPAN PROGRAM ACONG TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI DAN PENDAPATAN USAHATANI PADI (ORIZA SATI»A L) DI KABUPATEN ACEH BARAT DAYA


Pengarang

Dedi Ikhwani - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0205102010014

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agribisnis (S1) / PDDIKTI : 54201

Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala.,

Bahasa

Indonesia

No Classification

338.13

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Dedi Ik:hwani dengan judul Skripsi Analisis Manfaat Penerapan Program Acong Terhadap Peningkatan Produksi dan Pendapatan Usahatani Padi di Kabupaten Aceh Barat Daya" dengan pembimbing utama Bapak Dr. Ir. Romano, M.S dan pembimbing kedua Ibu Dra. Ellyza Zulkifli.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besamya manfaat ekonomis yang diterima oleh petani padi sawab dari penerapan program Acong dan besamya tingkat perbedaan pendapatan petani padi sawab sebelum dan saat penerapan program Acong di Kabupaten Aceh Barat Daya. Penelitian ini dilakukan di Kecama tan yang tersebar diseluruh Kabupaten Aceh Barat Daya. Metode penelitian yang digunakan adalab survei dengan Teknik pengambilan sampel dilakukan secara cluster sampling dan Stratified Sampling. Objek dalam penelitian ini adalah kelompok tani padi sawab yang melaksanakan program Acong, sedangkan ruang lingkupnya dibatasi pada
penggunaan biaya dan manfaat.

Acong merupakan singkatan yaitu adu carong (adu pintar) antara petani dengan tenaga penyuluh dari Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Aceh Barat Daya. Pola penerapan teknologi ini diadopsi dari teknologi usaha tani padi pola SRI (sistem of rice intensification) karena mempunyai beberapa kesamaan dalam melakukan teknik budidaya seperti penggunaan benih, perlakuan tanaman dan pengaturan air serta penggunaan pupuk.

Pendapatan rata-rata per hektar yang diperoleh petani padi sawab di Kabupaten Aceh Barat Daya saat penerapan program Acong sebesar Rp. 9.104.154 IMT dengan tingkat produksi rata-rata per hektar dalam satu kali masa tanam berjumlab 6764 Kg, selisih RC Ratio sebesar Rp 2,05, BEP produksi sebesar 3.307 Kg, BEP harga produksi sebesar Rp 1.295 dan Return of lnvesment sebesar 1,05%. Sedangkan pendapatan rata-rata per hektar petani padi sawab sebelum mengikuti pola Acong sebesar Rp. 4.026.021 /MT dengan tingkat produksi rata-rata perhektar dalam satu kali musim tanam berjumlah 4.612 Kg, selisih RC/Ratio sebesar Rp 1,61, BEP produksi sebesar 2.862 Kg, BEP harga produksi sebesar Rp 1.427dan Return of Invesment sebesar 0,61%.

Adanya perbedaan pendapatan yang diperoleh petani padi sawab sebelum dan saat penerapan program Acong, hal ini dap dilihat dari selisih nilai sebesar Rp 5.078.133 perhektar/MT. Hasil analis is terhadap tingkatan perbandingan usaha tani padi sawah sebelum dan saat penerapan program Acong di Kabupaten Aceh Barat Daya yaitu
nilai t~, diperoleh sebesar 20,52 dan aa sebesar 1,86 sehingga %. 0,05 -» 20,52-»1,86, maka Ha diterima dan menolak Ho pada tingkat kepercayaan 95 %. Hal ini menunjukkan bahwa usahatani padi sawab program Acong lebih menguntungkan dibandingkan dengan usahatani padi sawah sebelumnya.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK