ANALISIS PERBANDINGAN PENDAPATAN INDUSTRI RUMAH TANGGA KERIPIK DI KECAMATAN KOTA JUANG KABUPATEN BIREUEN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   

ANALISIS PERBANDINGAN PENDAPATAN INDUSTRI RUMAH TANGGA KERIPIK DI KECAMATAN KOTA JUANG KABUPATEN BIREUEN


Pengarang

CHAIRUNI AR - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0305102010006

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agribisnis (S1) / PDDIKTI : 54201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Chairuni AR, 2007. Analisis Perbandingan Pendapatan Industri Rumah Tangga Keripik di Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen, di bawah bimbingan Bapak Ir. M Nassir Hawy, M.S sebagai Pembimbing Utama dan Bapak Ir. Mulizar MS, SH, M.Si sebagai Pembimbing Kedua.


Industri rumah tangga keripik di Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen ini merupakan usaha kecil yang d.iusahakan oleh rumah tangga. DaJam industri rumah tangga keripik ini terdapat tiga jenis olahan keripik yaitu keripik ubi, keripik sukun dan keripik pisang. Dari tiga jenis olahan keripik tersebut akan memberikan perbandingan pendapatan yang berbeda-beda besarnya bagi pengusaha keripik.
Penelitian ini bertujuan untuk mengadakan kajian untuk mengetahui clan menganalisis perbandingan pendapatan yang diperoleh pengusaha antara keripik ubi, keripik sukun dan keripik pisang di Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen.


Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen. Penelitian dilakukan dengan metode survey dan wawancara. Penentuan desa sampel dilakukan secara sengaja (Purposive Sampling). Populasi dalam penelitian ini adalah semua pengusaha pada rumah tangga pengolah keripik yaitu pengusaha yang mengolah keripik ubi, keripik sukun dan keripik pisang. Metode pengambilan sampel dilakukan dengan tehnik sampel acak sederhana (Simple Random Sampling). Besarya sampel yang diambil sebesar 30% dari populasi. Dari 60 orang pengusaha industri rumah tangga keripik diperoleh 20 orang sebagai pengusaha sampel.

Hasil analisis data menunjukkan bahwa : (I). Rata-rata pengusaha keripik sarnpel memiliki karakteristik umur 37 tahun, pendidikan J I tahun, pengalaman dalam industni rumah tangga keripik 16 tahun dan jumlah tanggungan keluarga 3 jiwa (2). Rata-rata biaya produksi per bulan yang harus dikeluarkan pengusaha keripik selama proses produksi yaitu untuk pengolahan keripik ubi sebesar Rp 9.126.630,-; keripik sukun sebesar Rp 19.396.049,- sedangkan keripik pisang sebesar Rp 27.581.037,- (3). Rata-rata produksi yang dihasilkan per bulan oleh pengusaha keripik yaitu untuk keripik ubi sebanyak 702 Kg, keripik sukun sebanyak 867,24 Kg sedangkan keripik pisang sebanyak 2. 169 Kg. (4). Rata-rata nilai produksi per bulan yang diterima pengusaha keripik yaitu dari keripik ubi sebesar Rp 17.550.000,-; keripik sukun sebesar Rp 26.017.200,- sedangkan keripik pisang sebesar Rp 32.535.000,-. (5). Rata-rata pendapatan bersih per bulan yang diterima pengusaha keripik yaitu dari keripik ubi sebesar Rp 8.423.370,-; kernipik sukun sebesar Rp 6.621.151,- sedangkan keripik pisang sebesar Rp 4.953.963,-. Schingga besarya perbandingan rata-rata pendapatan antara keripik ubi, keripik sukun dan keripik pisang adalah 1,7: 1,3: 1. (6). Hasil uji statistik (uji t) membuktikan hipotesis diperoleh nilai t.z ie sebesar 1,88; t.3 biog sebesar 3,72 dan ts ta sebesar 2,27. Sedangkan taa menunjukkan nilai 1,73 pada taraf kepercayaan 5 %. Dari hasil tersebut berarti tag tsa sehingga hipotesis menyatakan bahwa perbandingan rata-rata pendapatan yang pengusaha dari keripik ubi lebih besar daripada keripik sukun dan keripik pisang. Dengan demikian terima Ha dan tolak Ho.



Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK