//

IDENTIFIKASI DAN JUMLAH JUMLAH SEL RADANG PADA LUKA SAYAT MENCIT (MUS MUSCULUS) YANG DIBERI EKSTRAK DAUN BINAHONG (ANREDERA CORDIFOLIA (TENORE) STEENIS )

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Widya Wati - Personal Name

Abstrak/Catatan

IDENTIFIKASI DAN JUMLAH SEL RADANG PADA LUKA SAYAT MENCIT (Mus musculus) YANG DIBERI EKSTRAK DAUN BINAHONG (Anredera cordifolia (Tenore) Steenis) ABSTRAK Luka sayat dapat disebabkan karena gigitan hewan dan trauma benda tajam yang dapat merusak srtuktur jaringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menghitung jumlah sel radang pada luka sayat mencit (Mus musculus) yang diberi ekstrak daun binahong (Anredera cordifolia (Tenore) Steenis) pada hari ke-21. Hewan coba yang digunakan adalah mencit (Mus musculus) dengan berat 20-50 gram berumur 2-3 bulan dan berjenis kelamin jantan sebanyak 12 ekor. Mencit dibagi dalam 4 kelompok perlakukan dengan 3 kali pengulangan. Kelompok pertama (K1) sebagai control hanya diberikan akuades. Kelompok dua (K2) diberikan ekstrak daun binahong 5%. Kelompok tiga (K3) diberikan ekstrak daun binahong 10%. Kelompok empat (K4) diberikan ekstrak daun binahong 15%. Pengambilan sampel jaringan kulit dilakukan pada hari ke-21. Bagian kulit yang dibuat luka diinsisi, lalu difiksasi dengan larutan BNF 10% selama 2x24 jam. Hasil penelitian menunjukkan jumlah sel radang; basofil, eosinofil, neutrofil, monosit dan limfosit pada K1: 18,50±2,47, 21,38±0,18, 22,88±0,88, 16,38±1,94, 23,63±0,88. K2: 16,75±2,12, 17,88±2,30, 15,13±2,65, 22,75±1,41. K3: 14,63±2,30, 18,63±1,94, 22,63±2,30, 22,38±0,88, 33,75±2,47. K4:13,75±1,77, 17,13±3,01, 20,75±2,83, 20,00±1,77, 29,88±0,53. Berdasarkan hasil penelitian ekstrak daun binahong dapat disimpulkan bahwasanya antara konsentrasi 5%, 10%, 15% tidak ditemukan adanya perbedaan jumlah masing-masing sel radang antar kelompok. Kata kunci: Basofil, Eosinofil, Neutrofil, Monosit, Limfosit, Daun Binahong IDENTIFYING AND COUNTING THE INFLAMMATORY CELL IN MUSCLE (Mus musculus) CUTS LEAVED BY EXTRACK LEAVES BINAHONG (Anredera cordifolia (Ten) Steenis) ABSTRACT The cut can be caused by animal bites and the trauma of sharp objects that can damage tissue srtuktur. This study aims to identify and count the number of inflammatory cells in cuts mice (Mus musculus) were given the leaf extract binahong (Anredera cordifolia (Tenore) Steenis) on day 21. The experimental animals used were mice (Mus musculus) weighing 20-50 grams, 2-3 months old and 12 male. Mice were divided into 4 groups and treated with 3 repetitions. The first group (K1) as control was given only distilled water. Group two (K2) is given binahong leaf extract 5%. A group of three (K3) given the leaf extract binahong 10%. Kelompok empat (K4) diberikan ekstrak daun binahong 15%. Skin tissue sampling conducted on the 21st day. The skin is made incised wound, then fixed in a solution of 10% BNF for 2x24 hours. The results showed the number of inflammatory cells; basophils, eosinophils, neutrophils, monocytes and lymphocytes in K1: 18,50±2,47, 21,38±0,18, 22,88±0,88, 16,38±1,94, 23,63±0,88. K2: 16,75±2,12, 17,88±2,30, 15,13±2,65, 22,75±1,41. K3: 14,63±2,30, 18,63±1,94, 22,63±2,30, 22,38±0,88, 33,75±2,47. K4:13,75±1,77, 17,13±3,01, 20,75±2,83, 20,00±1,77, 29,88±0,53. Based on the research results binahong leaf extract can conclude that the concentration of 5%, 10%, 15% did not find any difference in the number of inflammatory cells respectively between groups. Keywords: Basophils, Eosinophils, Neutrophils, Monocytes, Lymphocytes, Leaf Binahong

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN BINAHONG (ANREDERA CORDIFOLIA) TERHADAP PROSES PENYEMBUHAN LUKA INSISI (VULNUS INCISIVUM) PADA MENCIT (MUS MUSCULUS) (INES GUSTI PEBRI, 2017)

GAMBARAN HISTOPATOLOGI PENYEMBUHAN LUKA SAYAT PADA MENCIT (MUS MUSCULUS) MENGGUNAKAN EKSTRAK DAUN BINAHONG (ANREDERA CORDIFOLIA (TENORE) STEENIS) (KEMALA AMITA, 2017)

UJI AKTIVITAS EKSTRAK DAUN BINAHONG (ANREDERA CORDIFOLIA (TEN) STEENIS) TERHADAP PENURUNAN KADAR KOLESTEROL TOTAL PADA TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) (Fanny Eprilia Tika, 2015)

DAYA HAMBAT EKSTRAK ETANOL DAUN BINAHONG (ANREDERA CORDIFOLIA (TEN.) STEENIS) TERHADAP BAKTERI STAPHYLOCOCCUS AUREUS (MIZLA MAULIA N LUBIS, 2018)

UJI TOKSISITAS AKUT EKSTRAK ETANOL DAUN BINAHONG ( ANREDERA CORDIFOLIA (TEN.) STEENIS ) PADA TIKUS PUTIH ( RATTUS NORVEGICUS ) STRAIN WISTAR. (DAMAR DITA KIRANA, 2019)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy