PROFIL HISTOPATOLOGIS SEL ENDOTEL PEMBULUH DARAH SEREBRUM TIKUS PUTIH JANTAN SETELAH DIINFEKSI DENGAN STREPTOCOCCUS MUTANS (PENDEKATAN PADA STROKE HEMORAGIK) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PROFIL HISTOPATOLOGIS SEL ENDOTEL PEMBULUH DARAH SEREBRUM TIKUS PUTIH JANTAN SETELAH DIINFEKSI DENGAN STREPTOCOCCUS MUTANS (PENDEKATAN PADA STROKE HEMORAGIK)


Pengarang

Lalita Putri - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1007101110045

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Syiah Kuala., 2014

Bahasa

Indonesia

No Classification

617.601

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK


Nama
Program Studi : Lalita Putri
: Pendidikan Dokter Gigi
Fakultas : Kedokteran Gigi
Judul : Profil Histopatologis Sel Endotel Pembuluh Darah Serebrum Tikus Putih Jantan setelah Diinfeksi dengan Streptococcus mutans (Pendekatan pada Stroke hemoragik)

Bakteri Streptococcus mutans (S. mutans) merupakan agen utama penyebab karies. Bakteri ini dapat masuk ke dalam aliran darah (bakteremia) dan dapat berakumulasi pada sel endotel pembuluh darah yang rusak. Tujuan penelitian ini untuk melihat perubahan histopatologis sel endotel pembuluh darah serebrum tikus putih jantan setelah diinfeksi dengan S. mutans. Penelitian ini merupakan penelitian laboratoris rancangan post test only control group dengan pendekatan split plot yang menggunakan 24 ekor tikus putih (Rattus norvegicus) jantan, usia 2-3 bulan dengan berat 120-250 g dibagi ke dalam kelompok kontrol dan perlakuan, dengan masing-masing kelompok terdiri dari 12 ekor tikus. Tikus pada kelompok kontrol diinjeksikan NaCl 0,9% dan pada kelompok perlakuan diinjeksikan S. mutans 109 CFU/ml. Hasil pengamatan secara histopatologis menujukkan pada hari ke-7 sudah terjadi perubahan susunan, nekrosis sel endotel dan destruksi tunika media. Hari ke-14 terlihat perubahan susunan sel endotel dan bagian nekrosis lebih banyak dibandingkan dengan hari ke-7. Hari ke-21 menujukkan adanya nekrosis sel endotel dan tunika intima dan media menjadi lisis. Hari ke-30 terlihat sel endotel hilang dan rupturnya pembuluh darah. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa infeksi S. mutans pada pembuluh darah otak dapat menyebabkan terjadinya perubahan susunan sel endotel, nekrosis sel, tunica intima dan media lisis, destruksi tunika media serta rupturnya pembuluh darah.


Kata Kunci: Streptococcus mutans, bakteremia, sel endotel.










Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK