//

PENGARUH GEL EKSTRAK ETANOL DAUN MALAKA (PHYLLANTHUS EMBLICA) TERHADAP JUMLAH SEL FIBROBLAS TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) YANG MENGALAMI LUKA BAKAR

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Ajirni - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Luka bakar disebabkan oleh pajanan panas seperti api, radiasi, listrik maupun bahan kimia yang mampu merusak kulit sehingga mempengaruhi sistem tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh gel ekstrak etanol daun malaka (Phyllanthus emblica) terhadap jumlah sel fibroblas tikus putih (Rattus norvegicus) yang mengalami luka bakar. Hewan coba yang digunakan 24 ekor tikus putih (Rattus norvegicus) yang dibagi menjadi 4 kelompok perlakuan yaitu kelompok P1 sebagai kontrol negatif dioleskan akuades, P2 dioleskan gel ekstrak etanol daun malaka 5%, P3 dioleskan gel ekstrak etanol daun malaka 10%, dan P4 sebagai kontrol positif dioleskan gel bioplasenton®. Luka bakar dibuat dengan plat besi ukuran 2x2 cm yang dipanaskan lalu ditempelkan pada punggung tikus selama 5 detik hingga terbentuk luka bakar derajat IIA. Perawatan dilakukan selama 15 hari yang dilanjutkan dengan hewan dieuthanasia terlebih dahulu dan diambil sampel kulitnya. Kemudian dilakukan pembuatan preparat histopatologi menggunakan pewarnaan HE. Data jumlah sel fibroblas dianalisis dengan uji ANOVA. Rata-rata jumlah sel fibroblas tikus putih (Rattus norvegicus) yang mengalami luka bakar P1 (kontrol negatif) sejumlah 7 ± 1.4a sel/lapang pandang. Sedangkan kelompok P2 sejumlah 4.2 ± 1.58b sel/lapang pandang Nilai tersebut memiliki perbedaan nyata dengan kontrol negatif. Tetapi nilai P2 dan P3 (3 ± 1.51b sel/lapang pandang) tidak berbeda nyata dengan nilai P4 (kontrol positif) dengan rata-rata jumlah sel fibroblas P4 sebanyak 2 ± 0.4b sel/lapang pandang. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa gel ekstrak etanol daun malaka 5% dan 10% berpengaruh terhadap percepatan proses penyembuhan luka bakar pada tikus putih (Rattus norvegicus). Kata kunci: Luka bakar, fibroblas, daun malaka (Phyllanthus emblica)   ABSTRACT Burns are caused by heat exposure, such as fire, radiation, electricity or chemicals that can damage the skin and affect the body's systems. This study aims to look at the effect of the ethanol extract of Malacca leaves (Phyllanthus emblica) on the number of fibroblast cells in white rats (Rattus norvegicus) that have burned. The experimental animals used 24 white rats (Rattus norvegicus) were divided into 4groups that smeared with aquadest as a negative control (P1), 5% ethanol extract gel of Malacca leaves (P2), 10% ethanol extract gel of Malacca leaves (P3), and positive control applied with bioplasenton® gel (P4). The burns were made with a 2x2 cm iron plate which was heated and then placed on the back of the rat for 5 seconds to form an IIA degree burn. Treatment was carried out for 15 days followed by animals in euthanasia first and skin samples are taken. Then histopathological preparations were made using HE staining. The number of fibroblast cells was analyzed by the ANOVA test. The average number of white rats (Rattus norvegicus) fibroblast cells that suffered burns P1 (negative control) had a number of 7 ± 1.4 cells/visual. Whereas the P2 group had a number of 4.2 ± 1.58 cells/visual. This value has a significant difference with a negative control. But the P2 and P3 values (3 ± 1.51 cells/visual) there is no significant different with the P4 value (positive control) with an average number of P4 fibroblast cells of 2 ± 0.4 cells/visual. The results of this study concluded that the ethanol extract of malacca leaves 5% and 10% had an effect againts accelerating burns healing in white rats (Rattus norvegicus). Keywords: Burns, fibroblasts, malacca leaves (Phyllanthus emblica)

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PENGARUH GEL EKSTRAK ETANOL DAUN MALAKA (PHYLLANTHUS EMBLICA) TERHADAP JUMLAH SEL FIBROBLAS TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) YANG MENGALAMI LUKA BAKAR (Ajirni, 2020)

PENGARUH PEMBERIAN GEL EKSTRAK ETANOL DAUN MALAKA (PHYLLANTHUS EMBLICA) TERHADAP KETEBALAN EPIDERMIS KULIT TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) DALAM PENYEMBUHAN LUKA BAKAR (ANISA MEISTIAWARNI, 2021)

PENGARUH EKSTRAK DAUN CEREMAI (PHYLLANTHUS ACIDUS (L.)SKEELS) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA RNTIKUS WISTAR (RATTUS NORVEGICUS)RN(PEMERIKSAAN HISTOLOGIS TERHADAP JUMLAH RNFIBROBLAS PADA HARI KE-7) (Astari Chairunnisa, 2015)

GAMBARAN DARAH TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) YANG DIINFEKSIKAN TRYPANOSOMA EVANSI DAN DIBERI EKSTRAK ETANOL DAUN MALAKA(PHYLLANTHUS EMBLICA) (DINA MAULIDYA SIREGAR, 2021)

PENGARUH EKSTRAK DAUN ANDONG (CORDYLINE FRUTICOSA) TERHADAP JUMLAH FIBROBLAS GINGIVA TIKUS WISTAR (RATTUS NORVEGICUS) JANTAN SECARA HISTOPATOLOGIS (PADA HARI KE-14) (Henny, 2014)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy