PENGARUH BUDAYA ORGANISASI, PENILAIAN RISIKO KECURANGAN, DAN WHISTLEBLOWWING SYSTEM TERHADAP PENCEGAHAN FRAUD DENGAN KECERDASAN SPIRITUAL SEBAGAI VARIABEL MODERASI (STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BEI) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   

PENGARUH BUDAYA ORGANISASI, PENILAIAN RISIKO KECURANGAN, DAN WHISTLEBLOWWING SYSTEM TERHADAP PENCEGAHAN FRAUD DENGAN KECERDASAN SPIRITUAL SEBAGAI VARIABEL MODERASI (STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BEI)


Pengarang

ARFINI LESTARI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1601103010085

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Akuntansi (S1) / PDDIKTI : 62201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Tujuan Penelitian adalah untuk melihat pengaruh budaya organisasi, penilaian risiko kecurangan dan whistleblowing system pada pencegahan fraud dengan kecerdasan spiritual sebagai variabel moderasi. Populasi dalam penelitian ini adalah perangkat kerja pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI, sampel dipilih dengan menggunakan metode porposive sampling. Penelitian ini menggunakan data primer dengan membagikan kuesioner secara acak kepada 330 responden. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dan analisis regresi moderat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Budaya organisasi berpengaruh signifikan positif terhadap pencegahan fraud, 2) Penilaian risiko kecurangan berpengaruh signifikan positif terhadap pencegahan fraud, 3) Whisstleblowing system berpengaruh signifikan positif terhadap pencegahan fraud, 4) Kecerdasan spiritual tidak memoderasi hubungan antara budaya organisasi dan pencegahan fraud, dan 5) Kecerdasan spiritual tidak memoderasi hubungan antara penilaian risiko kecurangan terhadap pencegahan fraud.

Kata Kunci: Pencegahan fraud, Budaya Organisasi, penilaian risiko kecurangan, whistleblowing system, kecerdasan spiritual

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK