0, yaitu sebesar Rp. 15.187.637 yang berarti penerimaan yang diperoleh lebih besar dari biaya yang dikeluarkan. Net B/C Ratio > 1, yaitu 1,58 yang berarti setiap penambahan biaya sebesar Rp. 1,00 akan menghasilkan sebesar Rp. l ,58. IRR sebesar 25,36%, dimana IRR lebih besar dari tingkat suku bunga yang berlaku yaitu 18%, dan BEP terjadi pada tahun ke-11 bulan ke-2 hari ke-4. Dengan demikian hipotesis yang menyatakan usaha µerkebunan kopi rakyat di Kecamatan Geumpang Kabupaten Pidie layak diusahakan bila ditinjau dari aspek finansial dapat diterima. " /> //

ANALISIS BIAYA DAN MANFAAT USAHA PERKEBUNAN KOPI RAKYAT DI KECAMATAN GEUMPANG KABUPATEN PIDIE

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Rahmat Fitrian Ady Putra - Personal Name

Abstrak/Catatan

Rahmat Fitrian Ady Putra, dengan J udul Skripsi "Analisis Biaya dan Manfaat Usaha Perkebunan Kopi Rakyat di Kecamatan Geumpang Kabupaten Pidie", di bawah bimbingan Bapak Dr. Ir. Azhar Muslim, M.S sebagai pembimbing Pertama dan Ibu Ora. Ellyza Zulkifli sebagai pembimbing Kedua. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Pidie Kecamatan Geumpang dengan Desa Keune dan Desa Leupu sebagai daerah sampel. Penentuan daerah sampel dilakukan dengan sengaja dengan pertimbangan bahwa kedua Desa ini merupakan daerah yang memiliki luas areal kebun kopi yang produktif dan masih memiliki lahan yang berpotensi untuk pengembangan komoditi kopi.Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan analisis finansial dengan empat kriteria yaitu Net Present Value, Net Benefit Cost Ratio, Internal Rate of Return dan Break Event Point. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa usahatani kopi rakyat di daerah penelitian layak untuk diusahakan. Hal ini disebabkan nilai NPV > 0, yaitu sebesar Rp. 15.187.637 yang berarti penerimaan yang diperoleh lebih besar dari biaya yang dikeluarkan. Net B/C Ratio > 1, yaitu 1,58 yang berarti setiap penambahan biaya sebesar Rp. 1,00 akan menghasilkan sebesar Rp. l ,58. IRR sebesar 25,36%, dimana IRR lebih besar dari tingkat suku bunga yang berlaku yaitu 18%, dan BEP terjadi pada tahun ke-11 bulan ke-2 hari ke-4. Dengan demikian hipotesis yang menyatakan usaha µerkebunan kopi rakyat di Kecamatan Geumpang Kabupaten Pidie layak diusahakan bila ditinjau dari aspek finansial dapat diterima.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

ANALISIS KELAYAKAN PENGEMBANGAN PERKEBUNAN KELAPA SAWIT RAKYAT DI KABUPATEN NAGAN RAYA (Widiya Astuti, 2020)

PEMETAAN KOMODITAS ANDALAN PERKEBUNAN RAKYAT DI KABUPATEN PIDIE (Maizatur Rahmi, 2021)

ANALISIS FINANSIAL PERKEBUNAN RAKYAT KOMODITI KAKAO DI DESA PANCA KECAMATAN LEMBAH SEULAWAH KABUPATEN ACEH BESAR (DEWI SRI MULYATI, 2021)

ANALISIS TEKNIK PENGELOLAAN PERKEBUNAN KAKAO TERHADAP KUALITAS PRODUKSI DI KECAMATAN BANDAR DUA KABUPATEN PIDIE JAYA (Lenny Handayani Marza, 2017)

PEMETAAN SENTRA PRODUKSI KOMODITI ANDALAN PERKEBUNAN RAKYAT DI PROVINSI NANGGROE ACEH DARUSSALAM (Muhammad Furqan, 2020)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy