HUBUNGAN MENONTON TELEVISI DENGAN PERKEMBANGAN ANAK USIA SEKOLAH (6-12 TAHUN) DI DESA PEULANGGAHAN KECAMATAN KUTARAJA BANDA ACEH TAHUN 2013 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN MENONTON TELEVISI DENGAN PERKEMBANGAN ANAK USIA SEKOLAH (6-12 TAHUN) DI DESA PEULANGGAHAN KECAMATAN KUTARAJA BANDA ACEH TAHUN 2013


Pengarang

Rahmawati - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1307101040064

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2013

Bahasa

Indonesia

No Classification

612.65

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kebiasaan anak dalam menonton televisi sudah sampai pada taraf memprihatinkan. Anak-anak bisa menghabiskan sekitar 30-35 jam di depan pesawat TV selama seminggu artinya rata-rata perharinya anak menonton televisi selama 3-6 jam. Hal tersebut bertentangan dengan aturan yang ditetapkan oleh American Academy of Pediatrics,yang menganjurkan agar anak tidak menonton televisi lebih dari 2 jam perhari. Jika waktu anak lebih banyak digunakan untuk menonton tayangan televisi , maka waktu yang tersisa untuk melakukan kegiatan lain akan berkurang. Menonton televisi dapat menimbulkan efek negatif, karena informasi yang terkandung dalam program televisi belum tentu baik untuk perkembangan anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan menonton televisi dengan perkembangan anak usia sekolah (6-12 tahun) di Desa Peulanggahan Kecamatan Kuta Raja Banda Aceh tahun 2013. Desain penelitian bersifat deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional study. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode quota sampling, dengan jumlah sampel 80 responden. Metode analisa data menggunakan uji statistik Chi-Square. Uji hipotesa, p-value ? ?(0,05) maka Ho diterima, dan p-value ? dari ?(0,05) maka Ho ditolak. Hasil analisa data didapatkan bahwa ada hubungan menonton televisi dengan hubungan keluarga (p=0,011), ada hubungan menonton televisi dengan perilaku (p=0,018), ada hubungan menonton televisi dengan pekerjaan sekolah (p=0,039), ada hubungan menonton televisi dengan bentuk bermain (p=0,002), ada hubungan menonton televisi dengan cara berbicara (p=0,012), ada hubungan menonton televisi dengan fisik (p=0,025), dan ada hubungan menonton televisi dengan perkembangan anak (p=0,000). Dengan hasil penelitian ini, diharapkan keluarga dapat memanfaatkan televisi sebagai sarana teknologi yang edukatif bagi anak-anak dengan memperhatikan pengaturan waktu menonton, program acara, dan memberikan bimbingan selama menonton, sehingga anak tidak mudah terpengaruh dengan tayangan di televisi.
Kata kunci : Menonton, Televisi, Anak Usia Sekolah, Perkembangan
Daftar bacaan : 31 Buku, 19 Sumber online (1978-2013)

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK