PENERAPAN METODE ADAPTIVE NEURO FUZZY INFERENCE SYSTEM (ANFIS) UNTUK KLASIFIKASI HIPERTENSI PADA REMAJA DI KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   

PENERAPAN METODE ADAPTIVE NEURO FUZZY INFERENCE SYSTEM (ANFIS) UNTUK KLASIFIKASI HIPERTENSI PADA REMAJA DI KOTA BANDA ACEH


Pengarang

GHIFARI GHAZI MONTESKI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1608108010020

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Statistika (S1) / PDDIKTI : 49201

Subject
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

511.313

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Hipertensi merupakan masalah kronis yang prevalensinya cukup tinggi dan tidak bisa diabaikan karena seiring bertambahnya umur maka akan meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke di usia muda. Maka dari itu penting untuk diketahui apakah seseorang terkena hipertensi dan kategori hipertensi apa yang diderita. Penggunaan metode statistika merupakan salah satu langkah yang efektif dalam mengklasifikasi data. Metode-metode tersebut di antaranya adalah metode fuzzy inference system, jaringan saraf tiruan dan Adaptive Neuro Fuzzy Inference System (ANFIS). Metode ANFIS merupakan pilihan terbaik dari ketiga metode tersebut karena mampu menyusun rule secara otomatis dan rule tersebut dapat diketahui. Tujuan penelitian ini adalah menerapkan metode ANFIS untuk mengklasifikasi hipertensi dan mengetahui tingkat akurasi dengan membandingkan hasil klasifikasi terhadap data aktualnya yaitu hasil survei gizi remaja di kota Banda Aceh. Data yang digunakan pada penelitian ini bersumber dari survei gizi remaja di kota Banda Aceh tahun 2018 yang dilakukan oleh Laboratorium Biostatistika FMIPA Unsyiah dengan jumlah data sebanyak 556 data. Variabel yang digunakan pada penelitian ini terdiri dari variabel input yaitu tinggi badan, berat badan, indek masa tubuh, dan tekanan darah sedangkan variabel output yang digunakan adalah kategori hipertensi yaitu Hipotensi (rendah), normal, prehipertensi, dan hipertensi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh tingkat akurasi 75% untuk klasifikasi hipertensi usia 12-17 tahun dan 96,4% untuk klasifikasi hipertensi usia 18-21 tahun.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK