//

PERAN DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN KOTA BANDA ACEH DALAM MEMBERDAYAKAN UKM DI KOTA BANDA ACEH

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang PUTRA AMIRUL MUKMININ - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Secara umum kendala yang ada pada UKM dapat dikelompokkan kedalam dua perspektif. Pertama, perspektif secara internal, dimana faktor kondisi yang dimiliki oleh perusahaan itu sendiri yang menjadi keterbatasan untuk berkembangnya perusahaan, seperti, masih rendahnya pengunaan teknologi, sumber daya manusia yang rendah, pengetahuan tentang pasar yang kurang, serta manajemen keuangan dan pasar yang kurang ahli. Kedua adalah perspektif eksternal, yang merupakan faktor yang berkaitan dengan iklim usaha dari usaha kecil dan menengah, seperti: pasar bebas, industry besar domestik, industry besar internasional, kebijakan pemerintah, serta perilaku konsumen. Peran pemerintah sangat diharuskan untuk mengatasi keadaan ini, agar UKM dapat tetap bertahan dan keluar dari kendala-kendala tersebut. Tujuan dari penelitian ini ialah ingin mengetahui bagaimana Peran Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Terhadap Pemberdayaan Usaha kecil menengah (UKM) di Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan teori Pemberdayaan yang dikemukakan oleh Jim Ifese bagai alat untuk menganalisis pihak Disperindag dalam memberdayakan Usaha Kecil Menengah di Kota Banda Aceh. Penelitian ini akan dilakukan di Kota Banda Aceh, karena wilayah ini merupakan salah satu wilayah yang strategis sebagai pusat pemerintahan di Provinsi Aceh dan lokasi yang dapat dijangkau oleh peneliti. Metode penelitian yang akan digunakan pada penelitian ini ialah metode kualitatif - deskriptif, dimana penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan hal-hal yang akan akan diteliti. Subjek yang digunakan sebagai sumber data dalam penelitian ini adalah Lembaga Dinas Perindustrian dan Perdagangan di Kota Banda Aceh. Peran Disperindag dalam memberdayakan UKM di Kota Banda Aceh adalah dengan mengadakan penyuluhan dan pengadaan peralatan. Adapun kendala yang di hadapi Disperindag tidak begitu besar dalam memberdayakan UKM, upaya dilakukan oleh Disperindag diklaim sukses dalam memberdayakan UKM di Kota Banda Aceh dan kegagalan yang ada hanya dalam skala kecil. Kata kunci: Dinas Perindustrian Dan Perdagangan, Pemberdayaan, Usaha Kecil Menengah (UKM) ABSTRACT In general, the constraints that exist in Small Medium Enterprises (SME) can be grouped into two perspectives. First, the perspective internally, where the condition factor owned by the company it self is a limitation for the development of the company, such as, the low use of technology, low human resources, knowledge of the market is lacking, and financial management and market less expert. Second is an external perspective, which is a factor related to the business climate of small and medium enterprises, such as: free market, large domestic industry, large international industry, government policy, and consumer behavior. The role of the government is very necessary to overcome this situation, so that SME can survive and get out of these constraints. The purpose of this research is to know how the Role of Industry and Trade Against the Empowerment of SME in Banda Aceh City. This research uses empowerment theory proposed by Jim Ife as a tool to analyze the Department of Industry and Trade (Disperindag) in empowering Small and Medium Enterprises in Banda Aceh City. This research will be conducted in Kota Banda Aceh, because this area is one of the strategic areas as the center of government in Aceh Province and the location that can be reached by researchers. Research method that will be used in this research is qualitative-descriptive method, where this research aims to describe things that will be studied. The subject used as a source of data in this study is the Institute of Industry and Trade in Banda Aceh City. The role of Disperindag in empowering SME in Banda Aceh City is by conducting counseling and equipment procurement. The constraints faced by Disperindag are not so great in empowering SME, efforts made by Disperindag claimed success in empowering SME in Banda Aceh City and the failure that existed only in small scale. Keywords: Department of Industry Trade, Empowerment, Small Medium Enterprises (SME)

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

UPAYA DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN DALAM PEMBERDAYAAN USAHA KECIL MENENGAH (UKM) (STUDI TERHADAP PENGELOLA TOKO KELONTONG DI GAMPONG UTEUN GATHOM KECAMATAN PEUSANGAN SELATAN KABUPATEN BIREUEN) (Liza Zainora, 2017)

PENGARUH KOMPETENSI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN, MOTIVASI DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI SERTA DAMPAKNYA PADA KINERJA DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN ACEH (Ruslan, 2014)

PERAN DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN KOTA BANDA ACEH DALAM MEMBERDAYAKAN UKM DI KOTA BANDA ACEH (PUTRA AMIRUL MUKMININ, 2020)

PROSEDUR PEMOTONGAN DAN PENYETORAN PPH PASAL 4 AYAT (2) PADA DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN ACEH (AULIA RAHMI, 2017)

PERAN DINAS PERINDUSTRIAN PERDAGANGAN KOPERASI DAN UKM KOTA BANDA ACEH UNTUK MEMAJUKAN USAHA KECIL MENENGAH DI KOTA MADYA BANDA ACEH (ISNA RAHAYU, 2016)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy