//

INTERAKSI BERMAKNA DALAM PELAKSANAAN PROGRAM REHABILITASI KORBAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA PADA KLINIK PRATAMA BNN PROVINSI ACEH

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang T MUHAMMAD ICHSAN - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Masalah penyalahgunaan narkotika di Indonesia adalah ancaman yang sangat mencemaskan bagi keluarga khususnya dan suatu bangsa pada umumnya. Pengaruh narkoba sangatlah buruk, baik dari segi kesehatan pribadinya maupun dampak sosial yang ditimbulkan. Mereka para korban narkotika akan menanggung beban psikologi dan sosial. Pelaku penyalahgunaan narkotika juga merupakan korban yang memerlukan tindakan pengobatan dan perawatan. Pengobatan dan perawatan ini dilakukan melalui fasilitas rehabilitasi. Dalam masa pengobatan dan perawatan terdapat interkasi-interaksi yang bermakna untuk mendorong korban sembuh. Peneliti melakukan penelitian tentang interaksi bermakna dalam pelaksanaan program rehabilitasi korban penyalahgunaan narkoba pada klinik pratama BNN Provinsi Aceh. Tujuan dari penelitian ini adalah : (1) Untuk mengetahui prosedur pelaksanaan program rehabilitasi korban penyalahgunaan narkotika pada klinik Pratama BNN Provinsi Aceh. (2) Untuk mengetahui interaksi bermakna dalam pelaksanaan program rehabilitasi korban penyalahgunaan narkotika pada klinik Pratama BNN Provinsi Aceh. Untuk menganalisis penelitian ini, peneliti menggunakan teori interaksionisme simbolik Herbert Blumer. penelitian ini menggunakan metode kualitatif pendekatan deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara secara mendalam dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa prosedur pelaksaan program rehabilitasi korban penyalahgunaan narkotika pada Klinik Pratama BNN Provinsi Aceh melalui beberapa tahapan yakni: assesment, penyusunan rencana intervensi, pemecahan maslah, pengasramaan residen, bimbingan fisik, serta bimbingan mental spritual. Kemudian interaksi yang berlangsung selama proses rehabilitasi yang dilakukan para pasien di Klinik Pratama BNNP Aceh, memaknai bahwa hubungan emosional, konsiltasi dengan pendekatan psikologis, serta aktivitas kelompok merupakan intensitas sosial yang berlangsung dan menjadi bagian transformasi diri yang lama menuju diri yang baru. Kata Kunci : Interaksi, Program, Rehabilitasi ABSTRACT The problem of narcotic abuse in Indonesia is a very worrying threat to families in particular and a nation in general. The influence of drugs is very bad, both in terms of personal health and social impact. Those victims of narcotics will bear psychological and social burdens. Narcotics abuse actors are also victims who require treatment and treatment. This treatment and treatment is done through rehabilitation facilities. During the period of treatment and treatment there were meaningful interactions to encourage the victims to heal. Researchers conducted research on meaningful interactions in the implementation of a drug abuse victim rehabilitation program at the BNN Primary clinic in Aceh province. The objectives of the study are: (1) to determine the procedure for the rehabilitation of drug abuse victims at the BNN primary clinic in Aceh province. (2) To know the meaningful interactions in the implementation of the rehabilitation program of narcotics abuse victims at the BNN primary clinic in Aceh province. To analyse this research, researchers used the symbolic interacionism theory of Herbert Blumer. This research uses qualitative methods of descriptive approach with data collection techniques through observation, in-depth interviews and documentation. The results of this study showed that the procedure for the rehabilitation of drug abuse victims at BNN Primary clinic in Aceh province through several phases: assesment, preparation of intervention plan, problem solving, resident care, physical guidance, and the guidance of mental spritual. Then the interactions that took place during the rehabilitation process conducted by the patients at BNNP Primary Clinic in Aceh, to understand that the emotional relationship, the conjunction with the psychological approach, and the activity of the group is a social intensity that lasts and becomes a part of the old self transformation towards the new self. Keywords: interactions, programs, rehabilitatio

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PERANCANGAN PUSAT REHABILITASI KORBAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA PROVINSI ACEH (NURI IHSANI, 2020)

PEMENUHAN HAK REHABILITASI NARAPIDANA ANAK KASUS NARKOBA DI ACEH STUDI KASUS PADA CABANG RUMAH TAHANAN NEGARA LHOKNGA (Fepry Andiyani, 2017)

IMPLEMENTASI PROGRAM REHABILITASI SOSIAL PECANDU NARKOTIKA DI BALAI REHABILITASI SOSIAL KORBAN PENYALAHGUNAAN NAPZA “INSYAF” MEDAN (Muhammad Aulia Rifandi, 2021)

PENYALAHGUNAAN NARKOBA DI BANDA ACEH(STUDI KASUS DI PANTI REHABILITASI RUMOH GEUTANYOE, BANDA ACEH) (Muhammad Iqbal, 2013)

GAMBARAN PERIODONTITIS PADA RESIDEN DI PUSAT REHABILITASI NARKOBA KOTA BANDA ACEH (STUDI DI PUSAT REHABILITASI RUMOH GEUTANYOE DAN RUMOH HARAPAN ATJEH) (ISMAWATI, 2016)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy