//

RANCANGAN BAGIAN PEMISAH PADA MESIN PENGUPAS KOLANG KALING

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Rudi Nurian - Personal Name

Abstrak/Catatan

Pohon aren (Arenga pinnata Merr.) memiliki bentuk fisik yang sama dengan pohon kelapa sawit, dengan buah-buah yang kecil serta memiliki daun yang lebar-lebar. Pohon aren merupakan tumbuhan yang hampir dari seluruh bagian pohonnya bermanfaat dan mempunyai nilai ekonomi. Pemanfaatan tanaman buah aren di kalangan masyarakat pada umumnya digunakan sebagai pembuatan gula aren, sebagai minuman fermentasi, bahan pembuatan tuak, pembuatan cuka aren, bahan campuran pengembangan roti, sebagai atap rumah, pembuatan sapu ijuk, sebagai pembungkus, pembuatan sapu lidi, pembuatan tali ijuk, pembuatan senar pancing dari pelepah, sebagai pembuatan papan, dibuat menjadi tongkat, sebagai bahan anyaman, digunakan untuk membuat cambuk, dan yang sering dimanfaatkan yaitu sebagai kolang-kaling. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain bagian pemisah pada mesin pengupas kolang kaling yang bertujuan agar mempercepat pemilihan antara biji dan kulit dalam proses pengupasan kolang kaling Penelitian ini meliputi mendesain bagian pemisah pada mesin pengupas kolang kaling. Sebelum mendesain bagian pemisah pada mesin pengupas kolang kaling, dilakukannya desain dimensi bagian pemisah pada mesin pengupas kolang kaling dengan mempelajari karakteristik fisik buah aren dan kolang kaling. Kemudian dilakukannya perakitan bagian pemisah pada mesin pengupas kolang kaling dan pengujian performansi mesin pengupas kolang kaling. Ukuran desain bagian pemisah dengan pemisah 1 dengan panjang 100 mm dan lebar 15 mm, untuk pemisah 2 dengan panjang 70 mm dan lebar 15 mm. Dua lubang tersebut yaitu berguna sebagai lubang keluaran biji hasil pengupasan, sedangkan untuk lubang keluaran kulit buah aren yaitu berada pada bagian ujung dengan ukuran 200 mm dan lebar 70 mm. Pengupasan 10 Kg buah aren menghabiskan waktu 10 menit, sedangkan pada pengupasan 5 Kg buah aren menghabiskan waktu 5 menit. Berdasarkan hasil penelitian dengan waktu yang didapatkan, kapasitas kerja optimum mesin pengupas kolang kaling yaitu sebesar 40 – 60 Kg/jam. Persentase hasil pengupasan yang didapatkan sebesar 11,21% pada berat pengupasan 10 Kg dan 11,18 % pada berat pengupasan 5 Kg. Persentase hasil kulit buah aren sebesar 88,93% pada berat pengupasan 10 Kg dan sebesar 89,71% pada berat pengupasan 5 Kg. Persentase tercampur pada bak penampung biji didapatkan ada berat pengupasan buah aren 10 Kg didapatkan berat biji sebesar 8,37% dan berat kulit 8,23%. Pada berat pengupasan buah aren 5 Kg didapatkan berat biji 8,63% dan berat kulit 7,94%. Persentase tercampur pada bak penampung kulit didapatkan pada berat pengupasan buah aren 10 Kg didapatkan berat biji sebesar 2,55% dan berat kulit 80,85%. Pada berat pengupasan buah aren 5 Kg didapatkan berat biji 2,45% dan berat kulit 80,98%.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

STUDI KOMPARASI KINERJA PENGUPAS BIJI AREN MANUAL DENGAN MESIN PENGUPAS PORTABLE BERDASARKAN ASPEK ERGONOMIKA (USWATUN ATIKA, 2021)

DESAIN MESIN PENGUPAS BUAH AREN (ARENGA PINNATA MERR) (Niza Nahdianda, 2015)

RANCANG BANGUN HOPPER PADA MESIN PENGUPAS BUAH AREN (ARENGA PINNATA MERR.) MENJADI KOLANG KALING (Fitra Purnama, 2018)

RANCANG BANGUN MESIN PENGUPAS SABUT KELAPA TUA (MUHAMMAD ILHAM, 2019)

MODIFIKASI ROLL PADA MESIN PENGUPAS BUAH AREN (ARENGA PINNATA MERR) (SYAHRUL IKHSAN, 2016)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy