PENGEMBANGAN INSTRUMEN TES DIGANOSTIK DENGAN CERTAINTY OF RESPONSE INDEX BERBASIS GOOGLE FORM UNTUK MENGIDENTIFIKASI MISKONSEPSI SISWA SMP PADA MATERI PECAHAN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   

PENGEMBANGAN INSTRUMEN TES DIGANOSTIK DENGAN CERTAINTY OF RESPONSE INDEX BERBASIS GOOGLE FORM UNTUK MENGIDENTIFIKASI MISKONSEPSI SISWA SMP PADA MATERI PECAHAN


Pengarang

KHAIRUNNISAK - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1606103020045

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Matematika (S1) / PDDIKTI : 84202

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Mengidentifikasi miskonsepsi menggunakan metode Certainty of Response Index perlu dilakukan untuk membedakan siswa yang miskonsepsi, menebak jawaban, tahu konsep dan tidak tahu konsep sama sekali mengenai suatu materi. Terlebih pada materi pecahan, yang menurut beberapa penelitian terdahulu, masih banyak siswa yang miskonsepsi pada materi tersebut. Selama ini tes digital dengan Certainty of Response Index belum banyak digunakan, padahal tes ini dapat membuat pemeriksaan lebih efektif. Maka dari itu media tes yang dipilih adalah google form karena mudah digunakan dan pemeriksaannya yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses dan hasil instrumen tes diagnostik dengan Certainty of Response Index berbasis google form yang valid untuk mengidentifikasi miskonsepsi siswa SMP pada Materi pecahan. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D). Tes diagnostik dikembangkan berdasarkan konsep awal siswa SMP pada materi pecahan yang diambil dari beberapa penelitian sebelumnya. Desain penelitian yang digunakan penulis adalah desain penelitian pengembangan model 4-D (Four D Models) menurut Thiagarajan yang terdiri dari tahap define (pendefinisian), tahap design (perancangan), tahap develop (pengembangan) dan tahap disseminate (diseminasi). Hasil validasi instrumen tes yang dikembangkan, diperoleh 90,66% dari validator 1, 97,33% dari validator 2 dan 100% dari validator 3 yang menunjukkan kriteria sangat layak dan diperoleh satu set soal tes diagnostik berbasis google form. Hasil uji coba kelompok terbatas diperoleh rata-rata persentase miskonsepsi sebesar 19%. Nilai rata-rata Lucky Guess (LG) sebesar 8%, Tidak Tahu Konsep (TTK) sebesar 5%, dan Tahu Konsep (TK) sebesar 68%. Hasil respon siswa terhadap penggunaan google form sebesar 92,2 % dinyatakan dengan kategori sangat layak. Jadi, instrumen tes diagnostik berbasis google form ini dapat digunakan. Penelitian ini juga diharapkan dapat berguna bagi guru untuk mendeteksi miskonsepsi siswa pada materi pecahan serta dapat dijadikan sebagai pengembangan awal untuk penelitian selanjutnya.

Kata Kunci: Tes Diagnostik, Certainty of Response Index, Google Form, Miskonsepsi, Pecahan

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK