PENERAPAN MODEL LEARNING TOGETHER (LT) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI BENTUK MOLEKUL DI SMA NEGERI 1 KRUENG BARONA JAYA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   

PENERAPAN MODEL LEARNING TOGETHER (LT) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI BENTUK MOLEKUL DI SMA NEGERI 1 KRUENG BARONA JAYA


Pengarang

Reza Resita Vonna - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1506103040019

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Kimia (S1) / PDDIKTI : 84204

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Kata kunci: Learning together, bentuk molekul, hasil belajar, aktivitas.
Telah dilakukan penelitian yang berjudul “Penerapan Model Learning Together (LT) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik pada Materi Bentuk Molekul di SMA Negeri 1 Krueng Barona Jaya”. tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis hasil belajar peserta didik, mendeskripsikan aktivitas peserta didik serta mendeskripsikan tanggapan peserta didik setelah penerapan model learning together pada materi bentuk molekul di SMA Negeri 1 Krueng Barona Jaya. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Krueng Barona Jaya, sampel penelitian adalah peserta didik kelas X MIA-2 SMA Negeri 1 Krueng Barona Jaya. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi aktivitas peserta didik, tes hasil belajar serta pengisian angket tanggapan peserta didik. Istrumen yang digunakan berupa lembar observasi aktivitas peserta didik, soal tes hasil belajar dan lembar angket tanggapan peserta didik. Hasil persentase aktivitas peserta didik dari pertemuan pertama sampai pertemuan ketiga berturut-turut yaitu sebesar 71%, 84% dan 85%, sehingga observasi aktivitas peserta didik dikatakan meningkat secara signifikan. Persentase hasil belajar pada pertemuan pertama sampai ketiga yaitu 67,50%, 77,50% dan 87,50%, mengalami peningkatan dan mencapai ketuntasan secara klasikal yang terlihat dari persentase. Tanggapan peserta didik terhadap penerapan model learning together pada materi bentuk molekul menunjukkan tanggapan yang positif dengan persentase sebesar 94,07%. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa hasil belajar dan aktivitas peserta didik melalui penerapan model learning together mengalami peningkatan secara signifikan dan telah tuntas secara klasikal, serta tanggapan peserta didik yang diberikan juga positif. yang berarti bahwa peserta didik antusias dalam mengituki pembelajaran menggunakan model learning together.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK