STRATEGI PEREMPUAN PEDAGANG SAYUR-SAYURAN DALAM BERTAHAN HIDUP DI KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

STRATEGI PEREMPUAN PEDAGANG SAYUR-SAYURAN DALAM BERTAHAN HIDUP DI KOTA BANDA ACEH


Pengarang

SYARIFAH SAJIDAH - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0805102020042

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2014

Bahasa

Indonesia

No Classification

338.1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Tenaga kerja wanita pasca tsunami di Kota Banda Aceh meningkat kondisi ini menyebabkan adanya persaingan antar pencari kerja wanita di Kota Banda Aceh sehingga sebagian yang tidak bekerja di sector industry bekerja sebagai pedagang sayur-sayuran dengan status pedagang kali lima. Keterbatasan modal dan akses sering kali menyebabkan perempuan sulit untuk masuk pekerjaan formal. Salah satu, pilihan berkisar pada beberapa komuditi seperti berjualan yang banyak terdapat di pasar salah satunya, Pasar Peunayong yang merupakan salah satu pasar terbesar di Kota Banda Aceh.
Lokasi penelitian ini dilakukan di Pasar Kota Banda Aceh yaitu Pasar Peunayong dan Pasar Setui. Objek yang diteliti adalah kondisi sosial ekonomi perempuan pedagang sayur-sayuran di Kota Banda Aceh. Adapun ruang lingkup terbatas pada analisa kondisi sosial ekonomi perempuan berjualan sayur-sayuran. Metode penelitian yang digunakan adalah metode study kasus dengan metode analisis deskriptif dan analisis SWOT.
Berdasarkan hasil Para perempuan pedagang sayur-sayuran di pasar Kota Banda Aceh menerapkan strategi bertahan hidup dengan menerapkan pola nafkah ganda, mengurangi pengeluaran, membangun kerja sama dengan agen dan petani sayur, menabung, melibatkan anggota keluarga dalam memenuhi ekonomi, mengganti jenis barang dagangan sesuai dengan periode, dan mengganti jenis barang yang dijual.
Kesimpulannya telah menerapkan strategi bertahan hidup dalam mengatasi kendala Kurangnya tempat atau fasilitas bagi pedagang kaki lima terutama pedagang sayur-sayuran dan Kebijaksanaan pemerintah dalam penertiban pedagang kaki lima

Kata Kunci : Strategi, Bertahan Hidup, Perempuan, Pedagang Sayur-sayuran, SWOT.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK