PENGARUH JARAK TANAM DAN JUMLAH UMBI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH (ALLIUM ASCALONICUM L.) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH JARAK TANAM DAN JUMLAH UMBI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH (ALLIUM ASCALONICUM L.)


Pengarang

Syarifah Nazhira - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0905101050041

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agroteknologi (S1) / PDDIKTI : 54211

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2014

Bahasa

Indonesia

No Classification

635.25

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pengaruh jarak tanam dan jumlah umbi terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah (Allium ascalonicum L.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jarak tanam yang terbaik dengan jumlah umbi per lubang tanam yang tepat serta interaksi kedua faktor tersebut terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah, sehingga diperoleh hasil tanaman bawang merah yang maksimal. Penelitian ini dilakukan di desa Gelanggang Gajah, Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya, Provinsi Aceh, pada Juni hingga September 2013. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok pola faktorial 3 x 3 dengan 3 ulangan. Faktor pertama yang diteliti adalah jarak tanam terdiri dari 3 taraf, yaitu 20 cm x 20 cm, 20 cm x 15 cm, dan 20 cm x 10 cm. Faktor kedua adalah jumlah umbi terdiri dari 3 taraf yaitu 1, 2 dan 3 umbi per lubang tanam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada parameter jumlah anakan umur 45 HST, bobot berangkasan basah per plot netto, bobot berangkasan kering per plot netto, dan bobot umbi per plot netto terbaik dijumpai pada jarak tanam 20 cm x 10 cm. Perlakuan 3 jumlah umbi per lubang tanam memberikan hasil terbaik pada parameter jumlah anakan dan jumlah daun tanaman umur 15 , 30, dan 45 HST, jumlah umbi per rumpun, dan bobot berangkasan basah per plot netto. Terdapat interaksi yang sangat nyata antara jarak tanam dengan jumlah umbi per lubang tanam pada parameter jumlah anakan umur 45 HST, berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 45 HST dan jumlah anakan umur 30 HST. Pertumbuhan tanaman bawang merah terbaik pada tinggi tanaman 45 HST dijumpai pada kombinasi perlakuan jarak tanam 20 cm x 20 cm dengan 1 umbi per lubang tanam, sedangkan kombinasi perlakuan terbaik pada jumlah anakan 30 dan 45 HST dijumpai pada kombinasi perlakuan jarak tanam 20 cm x 10 cm dengan 3 jumlah umbi per lubang tanam.

Kata kunci: Allium ascalonicum L., jarak tanam, jumlah umbi.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK