//

PENGARUH PROPORSI AMPAS BUBUK KOPI DAN TEPUNG TULANG IKAN TERHADAP MUTU BOKASI

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Remmy Lazuardi Putra - Personal Name
SubjectORGANIC FERTILIZERS
Bahasa Indonesia
Fakultas Fakultas Pertanian
Tahun Terbit 2014

Abstrak/Catatan

Ampas bubuk kopi sejauh ini belum dimanfaatkan dalam pembuatan bokasi. Sebagian besar ampas bubuk kopi dibiarkan begitu saja sehingga mencemari lingkungan. Untuk itu perlu adanya pemanfaatan pada ampas bubuk kopi seperti pembuatan pupuk organik atau bokasi agar dapat mengurangi penggunaan pupuk kimia oleh petani. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh proporsi ampas bubuk kopi serta proporsi tepung tulang ikan yang digunakan dalam pembuatan bokasi terhadap mutu bokasi yang dihasilkan. Mengingat kandungan ampas bubuk kopi yang bersifat asam dibandingkan bahan baku bokasi yang biasa digunakan oleh para petani, maka perlu ditambahkan tepung tulang ikan sebagai penetral. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan pola faktorial yang terdiri atas 2 faktor. Faktor I adalah proporsi ampas bubuk kopi terdiri dari empat taraf yaitu: A1: 0%, A2 : 10%, A3: 20%, A4: 30%. Faktor II adalah proporsi tepung tulang ikan (T) yang terdiri dari tiga taraf yaitu T1 = 0%, T2 = 2,5%, dan T 3 = 5%. Setiap perlakukan diulang sebanyak dua kali sehingga terdapat 24 satuan percobaan. Analisis yang dilakukan terhadap bokasi yang dihasilkan meliputi: total mikroorganisme (TCC), pH, unsur C, unsur N, rasio C/N, temperatur, kadar air, organoleptik (tekstur, bau dan warna), dan uji tanaman. Proporsi ampas bubuk kopi (A) berpengaruh sangat nyata terhadap nilai pH bokasi, dan tinggi tanaman. Dengan semakin tingginya proporsi ampas bubuk kopi maka nilai pH bokasi dan tinggi tanaman secara umum cenderung menurun. Proporsi tepung tulang ikan (T) berpengaruh sangat nyata terhadap total mikroorganisme, pH, dan tinggi tanaman. Interaksi antara proporsi ampas bubuk kopi dengan proporsi tepung tulang ikan (AT) berpengaruh sangat nyata terhadap pH bokasi, dan berpengaruh nyata terhadap nitrogen, dan rasio C/N. Pada perlakuan A2T3 (A2= 10% proporsi ampas bubuk kopi dan T3= 5% proporsi tepung tulang ikan) diperoleh bokasi dengan tinggi tanaman yang terbaik. Kata kunci: bokasi, ampas bubuk kopi, tepung tulang ikan

Tempat Terbit Banda Aceh
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PENGARUH PROPORSI AMPAS BUBUK KOPI DAN LAMA FERMENTASI TERHADAP MUTU BOKASI (Rizal Fahmi, 2016)

PENGARUH PENGGUNAAN KOMPOS LIMBAH KOPI DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG DAYAK (ELEUTHERINE PALMIFOLIA MERR) (Elwanda Farisz Ammar, 2020)

PENGARUH PROPORSI AMPAS TAHU DAN PENAMBAHAN TEPUNG BATU KAPUR DALAM PEMBUATAN BOKASI (Mirza Alfisyahrin, 2016)

PENGARUH PROPORSI AMPAS SAGU DAN PENAMBAHAN TEPUNG IKAN TERHADAP MUTU BOKASI (DELZA MARIDHI, 2016)

PEMANFAATAN AMPAS KOPI (COFFEA SP) DALAM PEMBUATAN COOKIES (Tuty Zamila, 2020)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy