PEMAHAMAN INFORMASI KESIAPSIAGAAN EMERGENSI DALAM MENGHADAPI BENCANA PADA PERAWAT EMERGENCY DAN INTENSIVE CARE DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   

PEMAHAMAN INFORMASI KESIAPSIAGAAN EMERGENSI DALAM MENGHADAPI BENCANA PADA PERAWAT EMERGENCY DAN INTENSIVE CARE DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN


Pengarang

FAHRUL MIRANDA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1612101010041

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kesiapsiagaan adalah upaya mengantisipasi bencana melalui pengorganisasian dan langkah yang tepat guna dan berdaya guna. Kesiapsiagaan merupakan tindakan yang dilakukan pemerintah, organisasi, masyarakat, dan individu untuk merespons secara cepat dan efektif terhadap situasi bencana. Penelitian ini bertujuan untuk melihat informasi kesiapsiagaan emergensi pada perawat emergency dan intensive care di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Jenis penelitian adalah deskriptif eksploratif dengan desain cross sectional study. Populasi penelitian adalah perawat pelaksana Instalasi Gawat Darurat dan Intensive Care Unit RSUD dr. Zainoel Abidin dengan besarnya sampel berjumlah 60 orang perawat pelaksana menggunakan metode quota sampling. Penelitian ini menggunakan kuesioner Emergency Preparedness Information Questionnaire (EPIQ) yang terdiri dari delapan subvariabel 1) triase dan basic first aid, 2) deteksi agen biologis, 3) akses sumber daya kritis dan pelaporan, 4) incident command system, 5) isolasi, karantina, dan dekontaminasi, 6) masalah psikologis, 7) epidemiologi dan pembuatan keputusan klinis, dan 8) komunikasi dan konektivitas. Data penelitian dianalisis menggunakan computer software. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sebanyak 33 (55%) responden memiliki pemahaman informasi kesiapsiagaan emergensi yang baik dengan nilai rata-rata 3,36. Diharapkan kepada perawat untuk dapat meningkatkan kompetensi epidemiologi dan pembuatan keputusan klinis dan kepada pengambil kebijakan di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh agar dapat meningkatkan kompetensi kesiapsiagaan emergensi dalam menghadapi bencana pada perawat dengan cara memberikan pelatihan kesiapsiagaan emergensi secara kontinu kepada seluruh perawat terutama yang bekerja di IGD dan ICU.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK