KENDALA GURU DALAM MENANGANI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS PADA PROGRAM PENDIDIKAN INKLUSI DI SD NEGERI BANDA ACEH (SD NEGERI 1, 5, 54) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   

KENDALA GURU DALAM MENANGANI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS PADA PROGRAM PENDIDIKAN INKLUSI DI SD NEGERI BANDA ACEH (SD NEGERI 1, 5, 54)


Pengarang

YAWMA WULIDA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1606104040069

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Guru Sekolah Dasar (S1) / PDDIKTI : 86206

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Wulida,Yawma. 2020. Kendala Guru Dalam Menangani Anak Berkebutuhan Khusus
Pada Program Pendidikan Inklusi Di SD Negeri Banda Aceh (SD Negeri 1, 5,
54). Skripsi, Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan
Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala.
Pembimbing

(1) Dra. Nurhaidah, M.Pd. (2) Dr. Hajidin, M.Pd.

Kata Kunci: Kendala Guru, program pendidikan inklusi

Guru kelas memiliki peranan yang sangat penting dalam proses pembelajaran di
dalam kelas. Guru merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan
peserta didik. Dalam mengajar guru pasti memiliki tantangan tersendiri yang harus
dihadapi dan mencari solusi agar pembelajaran tersebut dapat berjalan dengan baik.
Apalagi jika di dalam kelas tersebut terdapat anak berkebutuhan khusus, guru kelas
harus mampu memberikan pembelajaran dan bimbingan kepada anak berkebutuhan
khusus tanpa ada rasa membeda-bedakandengan anak normal. Penelitian ini berusaha
mengungkapkan kendala yang dihadapi guru dalam menangani anak berkebutuhan
khusus di SD Negeri Banda Aceh (SD Negeri 1,5,54).
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian
deskriptif. Subjek dalam penelitian ini yaitu guru kelas di SD Negeri 1, 5, dan 54
Banda Aceh pada 17 kelas yang terdapat anak berkebutuhan khusus. Teknik
pengumpulan data peneliti menggunakan teknik observasi dan wawancara. Seluruh
data hasil observasi dan wawancara di olah dengan tahap analisis data yaitu, reduksi
data, penyajian data, dan verifikasi/penarikan kesimpulan.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilaksanakan di SD Negeri 1,5, dan 54
Banda Aceh maka dapat disimpulkan kendala guru dalam menangani anak
berkebutuhan khusus pada pelaksanaan program pendidikan inklusi yaitu, pertama;
guru kesulitan dalam menyampaikan materi pembelajaran dikarenakan ABK sangat
sulit memahami apa yang disampaikan oleh guru. Kedua; guru kesulitan dalam
mengontrol ABK ketika sedang tantrum (mengamuk). Ketika ABK mengamuk,
mereka cenderung menyakiti diri sendiri dan orang lain. Ketiga; guru tidak memiliki
media pembelajaran khusus ABK sehingga ABK harus belajar bersamaan dengan
anak normal lainnya dengan menggunakan media pembelajaran yang sama.
Keempat; di sekolah-sekolah tersebut tidak ada guru khusus ABK. Kelima;
kurangnya pemahaman guru dalam menangani anak berkebutuhan khusus. Keenam;
tidak tersedianya sarana dan prasarana khusus ABK menjadi kendala guru dalam
mengimplementasikan proses pembelajaran di kelas.



Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK