//

KEANEKARAGAMAN MAKROFUNGI DI STASIUN PENELITIAN KETAMBE, TAMAN NASIONAL GUNUNG LEUSER (TNGL), ACEH TENGGARA

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Inike Yulia Putri - Personal Name

Abstrak/Catatan

Penelitian Keanekaragaman Makrofungi di Stasiun Penelitian Ketambe, Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL), Aceh Tenggara bertujuan untuk menginventarisasi spesies-spesies makrofungi, mengetahui keanekaragaman dan similaritas makrofungi yang ada di kawasan Stasiun Penelitian Ketambe, TNGL. Studi ini dilakukan pada 1 April 2019 sampai dengan 15 Mei 2020. Metode yang digunakan untuk pemilihan tipe habitat adalah cuplikan bertingkat (stratified random sampling), dan pendataan keanekaragaman dilakukan dengan metode kuadrat. Total luas area pengamatan adalah 3.72 hektar. Pengambilan sampel dilakukan secara acak berdasarkan tiga strata ketinggian yaitu strata bawah (350−575 mdpl), strata tengah (>575−800 mdpl) dan strata atas (>800−1025 mdpl). Makrofungi yang termasuk filum Basidiomycota terdiri dari 33 suku, 60 marga dan 198 spesies. Makrofungi yang termasuk filum Ascomycota terdiri dari 8 suku, 9 marga dan 38 spesies. Jumlah total spesies yang didapatkan adalah 236 spesies dan jumlah total individu yang didapatkan adalah 11935 individu. Nilai indeks keanekaragaman makrofungi di strata bawah 2,78, dan strata tengah 2,75, serta pada strata atas 2,67. Indeks keanekaragaman makrofungi secara keseluruhan di Stasiun Penelitian Ketambe tergolong tinggi dengan indeks keanekaragaman 3,22. Indeks similaritas (IS) makrofungi berdasarkan strata ketinggian di Stasiun Penelitian Ketambe yaitu IS ≤ 50%, dengan persentase IS antara strata bawah dan tengah adalah 37%, IS antara strata bawah dan atas adalah 31%, dan IS antara strata tengah dan atas adalah 37%. Berdasarkan persentase IS tersebut dapat dinyatakan secara umum makrofungi penyusun setiap strata adalah spesies yang berbeda. Faktor fisik lingkungan berkolerasi rendah terhadap keberadaan makrofungi baik jumlah spesies atau jumlah individu. Kata kunci: Stasiun Penelitian Ketambe, Taman Nasional Gunung Leuser, Makrofungi, Keanekaragaman, Indeks Similaritas. The research about macrofungi diversity at Ketambe Research Station, Gunung Leuser National Park (GLNP) are to inventory species, diversity and similarity of macrofungi. The study was conducted from 1 April 2019 until 15 Mei 2020. The method used to choose the type of habitat is stratified random sampling and diversity data collection was taken by quadratic method. Total area of observation is 3.72 hectar. Data collection was taken randomly based on 3 types of elevation stratum which are lower elevation (350−575 masl), middle elevation (>575−800 masl), and high elevation (>800−1025 masl). Results showed macrofungi from Basidiomycota Phyllum is consisted of 33 family, 60 genus, and 198 species. Macrofungi from Ascomycota Phyllum is consisted of 8 family, 9 genus, and 38 species. Total of all species that was taken are 236 species and total of all individuals are 11935. The diversity index value of macrofungi in lower elevation is 2.78, middle elevation is 2.75, and high elevation is 2.67. the overall diversity index of macrofungi at Ketambe Research Station were classified as high with diversity index value 3.22. Similarity index of macrofungi based of elevations stratum is ≤ 50%, which the percentage in lower elevation and middle elevation are 37%, lower elevation and high elevation are 31%, and middle elevation and high elevation are 37%. According to that index similarity percentage the general constituent of macrofungi on every stratum are different. The physical factors of environment has low correlation to the existences of macrofungi in the number of species or individuals. Keyword: Ketambe Research Station, Gunung Leuser National Park, macrofungi, diversity, index similarity

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

ANALISIS KEKERABATAN SUKU DIPTEROCARPACEAE BERDASARKAN KERAGAMAN MORFOLOGI ORGAN VEGETATIF DI STASIUN PENELITIAN KETAMBE TAMAN NASIONAL GUNUNG LEUSER, ACEH TENGGARA (Agus Sara, 2016)

ANALISIS FILOGENETIK BERDASARKAN GEN RBCL DAN GEN MATK PADA SUKU DIPTEROCARPACEAE DI STASIUN PENELITIAN KETAMBE, TAMAN NASIONAL GUNUNG LEUSER, ACEH TENGGARA (Nir Fathiya, 2018)

STUDI TENTANG PENGETAHUAN MASYARAKAT, PERAN MASYARAKAT DAN KEBIJAKAN PEMERINTAH TERHADAP KEBERADAAN TAMAN NASIONAL GUNUNG LEUSER (TNGL) STUDI KASUS DI DESA KETAMBE KABUPATEN ACEH TENGGARA (SRY DINDA AGUSTIN SY, 2021)

IMPLEMENTASI UNITED NATIONS CONVENTION ON BIOLOGICAL DIVERSITY SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN TAMAN NASIONAL GUNUNG LEUSER (LIDYA AULIA A, 2017)

KAJIAN EKOLOGI PERMUDAANALAMI JENIS DIPTEROCARPACEAE DI STASIUN PENELITIAN KETAMBE TAMAN NASIONAL GUNUNG LEUSER ACEH TENGGARA (Rizki Amelia, 2019)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy