KUALITAS BENIH TOMAT (LYCOPERSICUM ESCULENTUM MILL.) HASIL PRODUKSI TANAMAN INDUK YANG MENDAPAT PERLAKUAN RIZOBAKTERI PEMACU PERTUMBUHAN TANAMAN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   

KUALITAS BENIH TOMAT (LYCOPERSICUM ESCULENTUM MILL.) HASIL PRODUKSI TANAMAN INDUK YANG MENDAPAT PERLAKUAN RIZOBAKTERI PEMACU PERTUMBUHAN TANAMAN


Pengarang

Roji Anggara - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1505101050002

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agroteknologi (S1) / PDDIKTI : 54211

Subject
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Abstrak. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui pengaruh varietas tanaman induk dan jenis Rizobakteri pada tanaman induk terhadap kualitas benih tomat. Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan dan di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Benih Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan 2 faktor dan 3 ulangan yang diteliti. Faktor pertama varietas (V) yang terdiri dari 2 taraf yaitu: V1= Grand Sakina dan V2= Karina. Faktor kedua jenis Rizobakteri (R) yang terdiri dari 9 taraf perlakuan yaitu R0 = Kontrol., R1 = Azotobacter., R2 = Necercia sp., R3 = Pseudomonas capacia., R4 = Bacillus megaterium., R5 = Pseudomonas dimuta.., R6 = Flavobacterium sp., R7 = Bacillus polymixa., R8 = Bacillus stearothermophillus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan varietas berpengaruh sangat nyata terhadap tolok ukur potensi pumbuh maksimum, daya berkecambah, keserempakan tumbuh, indeks vigor, T50 dan kecepatan tumbuh relatif. Sedangkan pada perlakuan RPPT berpengaruh sangat nyata pada tolok ukur potensi tumbuh maksimum, daya berkecambah, kecepatan tumbuh relatif, dan berat basah kecambah normal, namun berbeda nyata terhadap keserempakan tumbuh, waktu yang dibutuhkan untuk mencapai 50% kecambah total (T50) dan berat kering kecambah normal. Sedangkan perlakuan Interaksi antara varietas dan RPPT berpengaruh sangat nyata terhadap tolok ukur berat kering benih, potensi tumbuh maksimum, daya berkecambah, keserempakan tumbuh, indeks vigor, kecepatan tumbuh relatif dan berat basah kecambah normal. Varietas grand sakina menunjukkan secara signifikan lebih tinggi dibandingkan dengan varietas Karina. Hal ini terlihat dari tolok ukur potensi tumbuh maksimum, daya berkecambah, keserempakan tumbuh, indeks vigor, dan berat kering kecambah normal. Rizobakteri jenis Bacillus stearothermophillus paling efektif dalam meningkatkan nilai petensi tumbuh sebesar 77,33% dan nilai daya berkecambah sebesar 66,00%. Terdapat interaksi antara rizobakteri jenis Bacillus polymixa dengan varietas Grand Sakina efektif dalam meningkatkan potensi tumbuh maksimum, keserempakan tumbuh, dan T50 varietas grand Sakina.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK