//

PENGARUH TEKNIK PENGERINGAN, UKURAN PARTIKEL, DAN SUHU PENYAJIAN TEH KULIT KOPI (CASCARA) TERHADAP MUTU SENSORI SEDUHAN CASCARA

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang NURUL RAHMAH - Personal Name

Abstrak/Catatan

Nurul Rahmah. 1505105010057. Pengaruh Teknik Pengeringan, Ukuran Partikel, dan Suhu Penyajian Teh Kulit Kopi (Cascara) Terhadap Mutu Sensori Seduhan Cascara di bawah bimbingan Normalina Arpi sebagai pembimbing utama dan Ismail Sulaiman sebagai pembimbing anggota. RINGKASAN Kopi (Coffea sp.) merupakan komoditas perkebunan bernilai ekonomis yang dapat memberikan pendapatan devisa kepada negara. Pengolahan buah kopi menghasilkan limbah kulit kopi yang cukup tinggi yaitu 40%-60%. Limbah yang dihasilkan dari pengolahan buah kopi dapat dimanfaatkan menjadi minuman yang menyegarkan yaitu teh cascara. Kata cascara berasal dari bahasa Spanyol yang berarti kulit. Teh cascara beraroma khas teh herbal seperti aroma buah mangga, buah ceri, kelopak mawar bahkan asam jawa dan memiliki rasa yang manis. Kulit kopi memiliki beberapa kandungan seperti protein kasar 6.11%, serat kasar 18.69%, tanin 2.47%, kafein 1.36%, lignin 52.59%, lemak 1.07%, abu 9.45%, kalsium 0.23%, fosfor 0.02%, kafein 1.3% dan aktivitas antioksidan 84,32%. Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mempelajari proses pengolahan limbah kulit kopi menjadi minuman fungsional cascara. Secara khusus, penelitian ini bertujuan untuk mempelajari teknik pengeringan, ukuran partikel dan suhu penyajian cascara terhadap mutu sensori seduhan cascara. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial yang terdiri dari 3 faktor. Faktor 1 yaitu perlakuan teknik pengeringan (P) terdiri dari dua taraf yaitu P1=pengeringan menggunakan matahari, P2=pengeringan menggunakan tray dryer. Faktor 2 yaitu perlakuan ukuran partikel cascara (S) terdiri dari dua taraf yaitu S1=cascara utuh, S2=cascara bubuk 20 mesh, proses penyeduhan menggunakan suhu 93˚C selama 5 menit. Faktor 3 yaitu perlakuan suhu penyajian teh cascara (T) terdiri dari dua taraf yaitu T1= disajikan ±65˚C, T2= disajikan ±10˚C. Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali, terdapat 24 satuan percobaan. Selanjutnya seduhan cascara dan teh pembanding (teh cap Mawar dan teh botol siap saji cap Sosro) diuji organoleptik (uji hedonik dan deskripsi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada perlakuan teknik pengeringan, dan perlakuan ukuran partikel berpengaruh nyata terhadap uji hedonik warna, aroma dan rasa seduhan cascara. Umumya perlakuan pengeringan tray dryer dan perlakuan ukuran partikel cascara bubuk menghasilkan seduhan cascara yang lebih disukai. Nilai rata-rata seduhan cascara pada uji hedonik yaitu warna 2.41 (kurang suka), aroma 2.61 (netral) dan rasa 2.70 (netral). Nilai rata-rata pada uji deskripsi yaitu warna 2.20 (sangat lemah), aroma teh 2.73 (lemah), aroma bunga 2.66 (lemah), aroma asam 3.82 (netral), rasa manis 3.81 (netral), rasa pahit 2.08 (sangat lemah), rasa asam 3.46 (lemah) dan aftertaste 3.28 (lemah). Secara umum, seduhan cascara umumnya warnanya kuning kecoklatan, beraroma khas teh cascara seperti aroma bunga dan aroma asam, rasanya manis dan keasaman. Perlakuan terbaik berdasarkan uji rangking terdapat pada pengeringan tray dryer, ukuran cascara bubuk 20 mesh dan penyajian ±10˚C (P2S2T2) dengan nilai atribut sensori hedonik yaitu warna 2.76 (netral), aroma 2.82 (netral), rasa 2.85 (netral). Pada nilai deskripsi yaitu warna 2.06 (sangat lemah), aroma teh 2.38 (sangat lemah), aroma bunga 2.08 (sangat lemah), aroma asam 4.34 (netral), rasa manis 3.42 (lemah), rasa pahit 2.35 (sangat lemah), rasa asam 4.09 (netral) dan aftertaste 3.53 (netral).

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PENGARUH TEKNIK PENGERINGAN DAN UKURAN PARTIKEL SERTA WAKTU PENYEDUHAN TEH KULIT KOPI (CASCARA) TERHADAP KANDUNGAN ZAT FITOKIMIANYA (IZZA AL NABILA, 2020)

PENGARUH KOMBINASI SUHU DAN WAKTU PENGERINGAN SERTA PENGECILAN UKURAN TERHADAP MUTU TEH CASCARA (TEH KULIT KOPI) (M. Shabir Azzmi, 2020)

KARAKTERISTIK MUTU SEDUHAN TEH CELUP CASCARA DENGAN PENAMBAHAN BUBUK KAYU MANIS (CINNAMOMUM BURMANII) (Safira Rahimah, 2021)

PENGARUH PERLAKUAN PULP KOPI DAN LAMA SEDUHAN TERHADAP MUTU CASCARA DAN SEDUHANNYA (MOH SAHLAN P L, 2019)

KAJIAN PEMBUATAN MINUMAN FUNGSIONAL TEH CASCARA DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK LEMON (CITRUS LIMON) DAN MADU (HILYATI AINIA SOFYAN, 2021)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy