PREVALENSI SALMONELLA SPP. BERDASARKAN KONDISI EKSTERNAL KERABANG TELUR AYAM DI PASAR TRADISIONAL RUKOH KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   

PREVALENSI SALMONELLA SPP. BERDASARKAN KONDISI EKSTERNAL KERABANG TELUR AYAM DI PASAR TRADISIONAL RUKOH KOTA BANDA ACEH


Pengarang

YESTI ARGA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1602101010126

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran Hewan / Pendidikan Kedokteran Hewan (S1) / PDDIKTI : 54261

Subject
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

PREVALENSI Salmonella spp. BERDASARKAN KONDISI
EKSTERNAL KERABANG TELUR AYAM DI PASAR
TRADISIONAL RUKOH KOTA BANDA ACEH


ABSTRAK


Telur ayam memegang peranan penting dalam keperluan sumber pangan masyarakat sebagai sumber protein hewani yang cukup tinggi. Kerabang yang kotor dan rusak seperti berlubang atau retak dapat menyebabkan mikroba mudah masuk ke dalam telur sehingga telur menjadi rusak. Salah satu mikroba yang sering ditemukan pada telur adalah Salmonella. Salmonella spp. merupakan salah satu mikroorganisme yang bersifat patogen yang dapat menyebabkan foodborne disease hingga dapat menginfeksi manusia. Terkait dengan persoalan tersebut maka dilakukan penelitian ini yang bertujuan untuk mengetahui angka prevalensi Salmonella spp. pada telur ayam dengan kondisi eksternal kerabang yang retak dan kotor di Pasar Tradisional Kota Banda Aceh. Penelitian dilakukan dengan metode Carter, dengan menginokulasi telur pada media selenite cystine broth (SCB) selanjutnya ditanam dalam media salmonella shigella agar (SSA) dan dilakukan perhitungan prevalensi. Hasil penelitian menunjukkan terdapatnya Salmonella spp. pada telur ayam keadaan ratak dan kotor dengan angka prevalensi 2,9% dengan satu sampel positif pada telur kerabang kotor (5,8 %) dan tidak ditemukan pada telur berkerabang retak (0 %). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa telur berkerabang kotor yang dijual di pasar tradisional diduga ada peluang lebih besar untuk terkontaminasi mikroorganisme.

Kata kunci : Telur ayam, prevalensi, Salmonella spp., foodborne disease

THE PREVALENCE OF Salmonella spp. BASED ON THE EXTERNAL CONDITIONS OF CHICKEN EGGSHELL IN THE TRADITIONAL MARKET IN RUKOH, BANDA ACEH CITY


ABSTRACT


Chicken eggs play an important role in the needs of community food sources as a source of animal protein which is quite high. Shells that are not clean and slightly damaged such as holes or cracks will cause microbes to enter the egg easily so that the egg becomes damaged. One of the microbes that are often found in eggs is Salmonella. Salmonella spp. is one of the pathogenic microorganisms that cause foodborne disease and infect humans. This study aims to identify and determine the prevalence of Salmonella spp. in chicken eggs based on external conditions such as eggs with cracked and dirty shells in Banda Aceh Traditional Markets. This study used the Carter method, by inoculating eggs in selenite cystine broth (SCB) medium then planted in salmonella shigella agar (SSA) and then calculated the prevalence. The results showed that 2.9% of the chicken eggs with cracked and dirty conditions were contaminated by Salmonella spp. with one positive sample on dirty eggshell (5.8%) and not found on the cracked eggshell (0%). We concluded that dirty conditions in traditional markets there is a greater chance of being contaminated by microorganisms.


Keywords: Chicken eggs, prevalence, Salmonella spp., Foodborne disease


Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK