KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) PADA MATERI PERBANDINGAN DI KELAS VII SMPN 1 BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

   

KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) PADA MATERI PERBANDINGAN DI KELAS VII SMPN 1 BANDA ACEH


Pengarang

RAUZATUL JANNAH - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1406103020052

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Matematika (S1) / PDDIKTI : 84202

Subject
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2020

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kemampuan berpikir kreatif matematis siswa di SMPN 1 Banda Aceh pada materi perbandingan masih rendah. Salah satu solusi yang dianggap sesuai adalah dengan penerapan model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) yang merupakan model pembelajaran berbasis masalah dengan tujuan membantu melatih keterampilan siswa dalam menyelesaikan soal berbentuk pemecahan masalah dan memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengungkapkan ide-ide yang dimilikinya dalam menyelesaikan masalah sehingga siswa lebih termotivasi untuk belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkatan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa sesudah diterapkan model pembelajaran CPS. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian adalah siswa kelas VII-2 SMPN 1 Banda Aceh sebanyak 24 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu tiga soal tes kemampuan berpikir kreatif matematis siswa dan lembar pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 4% subjek yang masuk dalam kategori sangat kreatif, 50% subjek yang masuk dalam kategori kreatif, 21% subjek yang masuk dalam kategori cukup kreatif dan 25% subjek masuk dalam kategori kurang kreatif. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah melalui model pembelajaran Creative Problem Solving, siswa dapat mencapai kemampuan berpikir kreatif matematis pada tingkatang kreatif. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa kemampuan berpikir kreatif matematis siswa dapat ditingkatkan melalui model pembelajaran Creative Problem Solving. Capaian hasil penelitian ini bisa dipergunakan sebagai masukan untuk pengajar bidang matematika untuk melaksanakan proses pembelajaran melalui model CPS karena model pembelajaran CPS ini berdampak positif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa.
Kata kunci: Model Pembelajaran Creative Problem Solving (CPS), Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK