//

TEKNOLOGI AMELIORASI DAN PEMUPUKAN TANAH SUBOPIMAL SERTA HUBUNGANNYA DENGAN SERAPAN HARA, EFISIENSI PEMUPUKAN DAN HASIL PADI GALUR SIKUNENG

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Sayed Al Qaby Akbar - Personal Name

Abstrak/Catatan

Abstrak. Tanah suboptimal merupakan lahan yang telah mengalami degradasi atau lahan yang mempunyai tingkat kesuburan yang rendah dan tidak dapat mendukung pertumbuhan tanaman secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan bahan amelioran dan dosis pupuk yang tepat terhadap serapan hara, efisiensi pemupukan dan hasil padi galur sikuneng. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dimana perlakuan disusun dalam bentuk Rancangan Acak Kelompok pola Faktorial dan diulang sebanyak 3 kali. Faktor pertama bahan Amelioran yaitu Gipsum, Biochar dan PIM organik dan faktor kedua dosis pupuk Urea, SP36 dan KCl. Hasil penelitian yang didapat bahan amelioran PIM organik dan biochar dapat meningkatkan serapan hara N dan efisiensi pemupukan hara K padi galur Sikuneng sedangkan perlakuan pemupukan N, P dan K dengan dosis Urea 225 Kg/ha, SP-36 150 Kg/ha dan KCl 150 Kg/ha dapat meningkatkan serapan hara, efisiensi pemupukan dan hasil padi galur Sikuneng, tetapi tidak terdapat interaksi antara amelioran dan pemupukan terhadap serapan hara, efisiensi pemupukan dan hasil tanaman padi galur Sikuneng Abstract. Land suboptimal an already degraded land or land that has low fertility levels and can not support an optimal plant growth, This study aimed to obtain ameliorant materials and fertilizers is appropriate to the nutrient uptake, fertilizer efficiency and yield of rice strains Sikuneng. This study used an experimental method in which treatment is established in a randomized block design factorial patterns and repeated 3 times. The first factor Ameliorant material is Gypsum, Biochar and organic PIM and the second dose of urea, SP36 and KCl, Research results obtainedmaterial ameliorant PIM organic and biochar can increase the uptake of N and fertilizer efficiency K nutrient rice strains Sikuneng while treatment for N, P and K at a dose of Urea 225 kg / ha, SP-36 150 kg / ha and KCl 150 kg / ha can improve nutrient uptake, fertilizer efficiency and yield of rice strains Sikuneng, but there is no interaction between ameliorant and fertilizer to nutrient uptake, fertilizer efficiency and yield strains of rice plants Sikuneng.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

AMELIORASI ABU SEKAM PADI, DOLOMIT DAN PEMUPUKAN NPK TERHADAP PERTUMBUHAN, HASIL DAN SERAPAN HARA GARUT (MARANTA ARUNDINACEA L.) DI LAHAN GAMBUT (Novandi Zuhri, 2017)

PENGARUH BAHAN AMELIORAN DAN PEMUPUKAN TERHADAP KANDUNGAN HARA DAN HASIL PADI LOKAL TIPE BARU PADA LAHAN SUBOPTIMAL (HENDRI GUNAWAN, 2021)

TEKNOLOGI AMELIORASI PEMUPUKAN TANAH SUB-OPTIMAL SERTA HUBUNGANNYA DENGAN SIFAT KIMIA TANAH DAN PERTUMBUHAN PADI GALUR SIKUNENG (Selly Nara Agustin, 2020)

ANALISIS PRODUKSI DAN PENDAPATAN PETANI PADI SAWAH YANG MENGGUNAKAN PUPUK HAYATI CAIR DI DESA BLANG CUT KECAMATAN SUKA MAKMUR KABUPATEN ACEH BESAR (syukran, 2017)

PENGARUH TEKNOLOGI BUDIDAYA DAN DOSIS PEMUPUKAN NPK TERHADAP SIFAT KIMIA TANAH DAN PRODUKSI PADI SAWAH (ORYZA SATIVA L.) (Andria Syah Putra, 2015)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy